Budi Agung/Radar Jogja Online
Tim pencarian korban menyemprotkan air untuk membantu proses pencarian korban di Desa Karangrejo, Kecamatan Loano, kemarin (22/6).
PURWOREJO – Tim evakuasi kembali menemukan korban bencana tanah longsor di Desa Karangrejo, Kecamatan Loano, kemarin (22/6) sekitar pukul 14.10. Korban atas nama Syarifa, warga Tlogorejo, Kecamatan Kaligesing. Sebelumnya korban diduga ikut tertimbun di Desa Donorati, Kecamatan Purworejo bersama suaminya, Syarif Marsaid.

“Sempat diduga korban meninggal di Donorati. Tapi di lapangan, ditemukan identias kendaraan yang dikendarai korban ditemukan di lokasi kejadian karangrejo,” kata petugas Posko Darurat Bencana Banjir/Longsor Purworejo, Bejo Suhartanto, kemarin (22/6).

Dikatakan Bejo, korban ditemukan di bawah jalan oleh tim evakuasi. Mulai mengerasnya tanah cukup menyulitkan tim melakukan pencarian dan harus menggunakan bantuan pasokan air.

“Untuk Donorati, hasil hari ini nihil, tidak ada yang ditemukan,” tambah Bejo.

Dengan temuan Syarifa, korban yang belum ditemukan tiga orang yakni Slamet, Sulaiman dan Syarif. Sedang Donorati masih ada lima orang yakni Jumadi, Taikim,Doni, Saman dan Karyono.

Dikatakan proses pencarian masih melibatkan 86 organisasi yang terdiri dari 750 personel. Sedangkan alat berat yang terus dikerahkan mencapai 3 alat berat dan di Donorati hanya 1 alat berat.

Kepala Pelaksana BPBD Purworejo Boedi Hardjono menambahkan pihaknya akan terus melakukan pencarian di 2 lokasi yang belum ditemukan. “Hingga hari ini, total korban yang sudah ditemukan baik banjir dan longsor mencapai 40 orang dan belum ditemukan 8 orang. Dan yang sakit, informasi dari pihak rumah sakit tinggal 7 orang,” ungkap Boedi.

Boedi juga menginformasikan jika masih ada jenazah yang tidak dikenal di ruang pemulasaraan jenazah Rumh Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Tjitrowardojo Purworejo. Boedhi minta jika ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga untuk menghubungi pihak desa untuk ditinkdalnjuti lebih lanjut.

Sementara itu, dari RSUD Purworejo diperoleh keterangan tercatat ada dua jenazah tak dikenal yang masuk ke ruang pemulasaraan jenazah. Jenazah pertama datang pada Senin (20/6) dan Selasa (21/6).

“Untuk yang pertama sudah kita makamkan di tempat pemakaman rumah sakit hari ini (kemarin) pukul 14.00 setelah mendapat surat dari Kapolsek Purworejo. Untuk yang kedua kita akan menindaklanjuti jika ada surat dari Kapolsek Loano, sesuai dengan lokasi temuannya,” ujar Dulrohim, petugas ruang pemulasaraan RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo. (udi/ong)