JOGJA – Kebijakan pemerintah yang mewajibkan dosen dan guru agar melanjutkan studi S2 mendapat respon Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Sebagai bentuk dukungan atas kebijakan tersebut, Pascasarjana UAD kembali membuka dua program studi (Prodi) master baru yaitu Master Pendidikan Matematika dan Pendidikan Guru Vokasi
“Tahun ini dua master baru sudah menerima pendaftaran mahasiswa baru,” kata Direktur Pascasarjana UAD Prof Achmad Mursyidi kepada Radar Jogja disela-sela acara sosialisasi dua prodi master baru di kampus 2 UAD, kemarin.

Menurutnya, dua prodi master baru tersebut dibuka sesuai aspirasi masyarakat. Apalagi, belum banyak pascasarrjana perguruan tinggi (PT) di Jogjakarta dan sekitarnya yang membuka jurusan tersebut. “Dua prodi master baru untuk memenuhi keinginan masyarakat,” terang Mursidi.

Senada, Kaprodi Magister Pendidikan Guru Vokasi, Jumintono mengatakan, program studi ini lebih banyak melakukan perkuliahan di lapangan. Sebab, pihaknya ingin ikut membantu penyelarasan antara dunia sekolah dengan kebutuhan industri. “Banyak lulusan SMK yang menganggur dan UAD ingin menjembatani masalah yang dihadiri SMK tersebut,” terang Jumintono. (mar/ong)