BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
BIAR TERTIB: Satpol PP melakukan pendataan dan pengawasan pedagang yang memanfaatkan trotoar untuk berjualan di Jalan Pemuda Purworejo, kemarin.
PURWOREJO-Satpol PP Purworejo menertibkan para pedagang musiman yang memanfaatkan trotoar-trotoar untuk menggelar dagangannya. Saat Ramadan dan menjelang Lebaran, para pedagang musiman ini mayoritas menjual kembang api. Penertiban ini dilakukan karena para pedagang musiman ini melanggar aturan.

Penertiban dan tindakan tegas juga diberlakukan terhadap sebuah rumah makan di Jalan Ahmad Dahlan, tepatnya di depan Universitas Muhammadiyah Purworejo. Bahkan, tindakan tegas itu akan ditingkatkan ke persidangan. Rumah makan yang baru beroperasi itu ternyata belum mengantongi izin. “Tindakan tegas tetap kami berlakukan,” kata Kasi Penegakan Perda Satpol PP, Mujono, kemarin (23/6).

Menurutnya, semakin mendekatinya Lebaran, banyak pedagang yang meningkatkan jumlah dagangannya. Keterbatasan tempat menjadikan mereka menggunakan trotoar yang ada di depan toko. “Ada delapan pemilik usaha yang akan kami sidangkan di Pengadilan Negeri pada Rabu (29/6) mendatang,” tambah Mujono.

Selama puasa ini, Satpol PP telah menyidangkan pedagang pelanggar Perda sebanyak satu kali. “Ini untuk memberikan efek jera dan sebagai pembelajaran kepada pedagang yang lain agar lebih tertib dan mematuhi Perda,” tambahnya.

Kepala Kantor Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (KMPT) Purworejo, Tjatur Priyo Utomo membenarkan rumah makan di depan UMY tersebut memang belum mengantongi izin. “Belum ada proses perizinan yang masuk soal rumah makan itu,” ungkap Tjatur. (udi/din/ong)