Harnum Kurniawati/Radar Jogja
POTENSI: Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito saat berbicara dalam “Workshop Sosialisasi Agenda Riset Nasional dan Penguatan Peran Dewan Riset Daerah” .
MAGELANG – Dewan Riset Nasional (DRN) menilai Magelang memiliki potensi yang luar biasa. DRN akan mengusulkan kepada Pemkot Magelang untuk bisa menjual gunung kepada masyarakat dunia karena kota ini dikelilingi lima gunung yaitu Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro dan Andong.

“Masyarakat dunia maupun Indonesia sangat menyukai keindahan gunung. Potensi ini yang harus dijual. Orang Kalimantan rindu naik gunung karena di daerahnya jarang menemukan gunung. Peluang ini yang harus bisa ditangkap,” kata Ketua DRN Bambang Setyadi di sela-sela “Workshop Sosialisasi Agenda Riset Nasional dan Penguatan Peran Dewan Riset Daerah” kemarin.

Bambang menilai dengan melihat potensi yang demikian, maka universitas yang ada di Magelang bisa fokus pada ilmu mengelola gunung. Di mana di gunung itu ada tembakau, lingkungan, air dan sebagainya. “Jadi semua orang belajar tentang gunung ya ke salah satu universitas di Magelang,” ujar pria asli Magelang ini.

Dia menyebutkan, di luar negeri gunung hanya menang pada suhu yang dingin saja. Namun Magelang di kelilingi lima gunung tidak berasa dinginnya. Apalagi sudah ada hotel bertaraf internasional.

“Misal dengan menbuat program mengajak ke Gunung Merapi yang indah dan merupakan gunung teraktif di dunia. Selanjutnya bisa kerja sama dengan hotel-hotel di Kota Magelang. Contohnya wisatawan Eropa yang menghindari dingin, bisa datang ke sini” jelasnya.

Bambang mengaku pihaknya akan minta Dewan Riset Daerah (DRD) di Jawa Tengah yang punya gunung untuk membuat konsorsium. Hasilnya kemudian disarankan ke bupati dan wali kota atau gubernur untuk membuat kebijakan bagaimana membuat gunung menjadi objek wisata.

Workshop ini juga untuk menyosialisasikan draf agenda riset nasional. Draf itu sendiri akan disampaikan ke presiden 9 Agustus nanti dalam rangka Hari Riset Nasional di Solo,” paparnya.

Ada ratusan item agenda nasional yang dibagi dalam 8 konten, antara lain, bidang pangan dan pertanian, energi, transportasi, teknologi, informasi dan komunikasi, pertahanan keamanan, kesehatan dan obat, material maju dan sosial humaniora.

Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Kota Magelang Sukarno menambahkan, peran dewan riset untuk meningkatkan sumber daya lembaga daerah dalam menciptakan Iptek demi kemandirian bangsa.

“Hal ini menjadi penting bagi kita karena bisa memajukan Kota Sejuta Bunga. Apalagi kota kita dinilai luar biasa dengan mempunyai sebuah kota yang dikelilingi lima gunung,” tandasnya. (nia/laz/ong)