JOGJA-Upaya KONI DIJ untuk membantu pembayaran kontribusi atlet Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) mandiri belum surut. Di sisi lain, KONI Pusat menginformasikan proses entry by name Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 diperpanjang hingga 9Juli.

Itu artinya, KONI DIJ masih memiliki waktu untuk menutup biaya kontribusi atlet dan pelatih mandiri agar semua bisa berangkat tanpa beban.

Ketua Umum KONI DIJ GBPH Prabukusumo mengatakan, setelah mengupayakan bantuan dana dari pemerintah kabupaten dan kota, yang hasilnya juga positif, KONI DIJ berencana untuk membuat malam dana sebagai solusi akhir untuk menutup kekurangan dana atlet dan pelatih mandiri. “Malam pengumpulan dana harus dengan persetujuan gubernur. Semoga bisa terlaksana,”ujarnya, kemarin (26/6).

Menurutnya, meskipun KONI DIJ sudah menanggung 50 persen biaya atlet dan pelatih mandiri, permasalahan dana masih jadi kendala cabang olahraga (cabor) terutama beregu. Salah satunya, cabor baseball dan softball yang menyatakan mundur karena ketidakadaan biaya.

Cabor baseball dan softball merasa berat untuk mencari sisa dana sekitar Rp 129,14 juta untuk mendaftarkan 18 atlet, 2 pelatih, 1 manajer, dan 1 trainer. Padahal, KONI DIJ sudah menanggung biaya separuhnya. “Sampai saat ini surat resmi belum masuk ke kami. Untuk itu, dengan waktu yang tersisa kami upayakan agar semua yang lolos bisa berangkat ke PON,”ujarnya.

Ditambahkannya, untuk cabor berstatus mandiri memang berat untuk menanggung biaya kontrubusi meski separonya. Karena banyak dari atlet masih berstatus pelajar dan mahasiswa. Apalagi cabor beregu seperti baseball dan softball yang harus tampil full tim. Kondisi itu juga diperberat karena belum adanya pengurus di daerah-daerah. Sehingga cabor softball dan baseball tidak bisa mendapatkan bantuan dari KONI daerah. “Kami akan berusaha semampu kami agar atlet-atlet DIJ yang sudah lolos bisa berangkat. Karena perjuangan mereka untuk lolos pun tidak mudah,”ujarnya.

Pelatih Kepala Tim baseball dan softball DIJ Rumpis Agus Sudarko mengatakan, sampai saat ini surat resmi dari Perbasasi belum diserahkan ke KONI DIJ. Pihaknya sengaja menahan surat pengunduran diri tersebut karena batas akhir entry by name kembali diundur. “Kami tambah semangat lagi untuk berusaha tetap ikut. Selasa sore nanti seluruh pengurus, atlet dan pelatih akan bertemu untuk membicarakan masalah itu lagi,”ujarnya.(dya/din/ong)