Adi Daya Perdana/Radar Jogja
JANGAN KHAWATIR: Comunication & Relation Pertamina Jawa bagian Tengah Didi Andrian Indra saat dialog interaktif di salah satu radio bersama Bupati Magelang Zaenal Arifin.
MUNGKID – Kuota gas 3 kg di Kabupaten Magelang ditambah oleh PT Pertamina pada bulan ini. Penambahan ini untuk menghadapi bulan Ramadan dan Lebaran yang diprediksi akan meningkat. Pertamina mengaku siap turun ke lapangan jika kuota tambahan yang disediakan masih kurang.

PT Pertamina pada awal bulan puasa melakukan penambahan kuota. Pada Mei 2016 ditambah sebanyak 9 persen dari kuota bulanan. Sedangkan Juni ada penambahan 14 persen dari kuota bulanan. Khusus untuk Juni porsi alokasi penambahan itu akan lebih didistribusikan pada H-7 sampai + 7 Lebaran.

“Namun apabila di lapangan ternyata masih kekurangan, kami siap melakukan penambahan melalui kuota harian. Selain itu operasi pasar di wilayah tertentu, sehingga kebutuhan terhadap elpiji 3 kg di Kabupaten Magelang dapat terpenuhi,” kata Comunication & Relation Pertamina Jawa bagian Tengah Didi Andrian Indra saat dialog interaktif di Studio Gemilang FM bersama PT Pertamina dan Bupati Magelang Zaenal Arifin kemarin.

Ia menjamin tidak akan terjadi kelangkaan gas 3 kg. PT Pertamina Jogjakarta selaku pihak yang bertanggung jawab akan terjaminya stok elpiji 3 kg di masyarakat. Oleh karena itu ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir. “Imbauan ini agar tidak ada pihak yang menimbun atau menyimpan stok terlalu banyak,” katanya.

Bupati Magelang Zaenal Arifin menjelaskan, menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Pemkab Magelang melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi situasi dan kondisi di lapangan. Persiapan ini agar puasa dan perayaan Hari Raya Idul Fitri dapat dilaksanakan dengan aman dan nyaman.

“Berkaitan stabilitas harga dan kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Pemkab Magelang bersama instansi terkait telah melakukan langkah-langkah pendahuluan guna mengantisipasi permasaahan yang terjadi,” katanya.

Menurut bupati, salah satu yang menjadi perhatian pemkab adalah ketersediaan elpiji 3 kg di masyarakat. Ia menyadari adanya kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan kelangkaan gas yang di masyarakat populer dengan nama gas melon ini.

“Kami telah berkoordinasi dengan Pertamina guna mengantisipasi adanya peningkatan permintaan penggunaan elpiji 3 kg. Sehingga kami harapkan masyarakat untuk tidak perlu khawatir lagi akan terjadi kekurangan,” jelasnya.

Dia mengatakan, momentum Lebaran sangat erat kaitannya dengan permasalahan tradisi mudik oleh jutaan orang dalam waktu hampir bersamaan. Wilayah Kabupaten Magelang menjadi salah satu daerah tujuan pemudik. Kondisi itu tentu akan berpengaruh pada meningkatnya kebutuhan elpiji 3 kg.

Bupati mengimbau agar masyarakat dapat menggunakan energi termasuk elpiji 3 kg sesuai kebutuhan. Serta tidak perlu khawatir akan adanya kelangkaan karena Pertamina telah menjamin tidak akan terjadi kelangkaan.

“Kepada pengusaha seperti hotel, restoran, komersial, industri, peternak ayam dan lain-lain untuk tidak menggunakan elpiji 3 kg dan menggunakan elpiji nonsubsidi,” katanya. (ady/laz/ong)