SLEMAN – PSS Sleman sudah merelakan gagalnya laga uji coba melawan Persip Pekalongan yang rencananya digelar Sabtu (25/6) kemarin. Laga tersebut sebenarnya sangat penting bagi Green Squad-julukan PSS Sleman untuk mencari kelemahan di tim selama libur kompetisi.

Hal ini juga untuk mempersiapkan tim untuk melakoni laga lanjutan Indonesian Soccer Championship grup 5 melawan pemuncak klasemen Martapura FC.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro tidak mempermasalahkan gagalnya laga itu. Seto akan memanfaatkan latihan di minggu terakhir ini untuk meningkatkan fisik pemain. Seto akan memfokuskan latihan pada strength dan endurance. “Saat libur lebaran nanti, tugas para pemain untuk menjaga kondisi fisiknya sendiri,” ujar Seto.

Usai menjalani Safari Ramadan di Lapangan Minomartani Sabtu (25/6), pemain mendapatkan libur dan akan menjalani latihan di Lapangan Minomartani mulai sore hari ini. Dalam laga uji coba itu PSS mampu menghibur fans Minomartani dan sekitarnya dengan mengalahkan PS Minomartani dengan skor akhir 8-0.

Latihan PSS akhir-akhir ini sering berpindah lokasi karena lapangan yang biasa dipakai untuk latihan yaitu Stadion Tridadi digunakan untuk gelaran Piala Ramadan. Hal ini sedikit menganggu dikarenakan kondisi lapangan yang tidak rata dan menyulitkan pemain untuk beradaptasi dengan lapangan.

Grenn Squad masih memiliki dua agenda Safari Ramadan di minggu ini yaitu pada hari Rabu melawan PS Kalasan di Lapangan Raden Ronggo, Tirtomartani, Sleman. Selanjutnya Sabtu melawan Sena FC di Lapangan Getas, Sleman.

Sebelumnya, PSS berencana menggelar Safari Ramadan terakhir pada Rabu. Namun, pihak manajemen menambah satu jadwal lagi untuk Safari Ramadan yaitu Sabtu di Lapangan Getas. (cr4/din/ong)