Dok. Radar Jogja Online
XL 4G LTE : GM Service Operation Governance XL Fermi Rianto, VP XL Central Region Rd. Sofia Purbayanti, dan GM Sales Operation XL Central Java And DIJ Arif Farhan Budiyanto melakukan Video Conference menggunakan jaringan XL 4G dengan CEO XL Axiata Dian Siswarini yang berada di Grha XL Jakarta saat peluncuran XL 4G LTE di Semarang.
JOGJA – Warga Kota dan Kabupaten Semarang mulai terlayani internet cepat 4G LTE dari PT XL Axiata Tbk (XL). Dengan beroperasinya layanan di ibu kota Jawa Tengah ini sekaligus menambah deretan kota-kota di provinsi tersebut yang terlayani 4G LTE.

Direktur/Chief Service Management XL Yessie D. Yosetya mengatakan, XL dalam menggelar layanan 4G LTE mempertimbangkan banyak hal. Harapannya manfaatnya bisa maksimal didapatkan pelanggan.

“Tidak asal peresmian atau klaim sudah berapa kota. Satu hal yang harus diperhitungkan, sejauh mana pelanggan dan masyarakat di suatu kota siap mengadopsi layanan 4G LTE. Ini ditunjukkan dari tingkat kepemilikan smartphone 4G,” ungkapnya, pekan lalu.

Tawal, tersedia 146 BTS 4G, tersebar di berbagai area di Kota Semarang, termasuk Salatiga. Total pelanggan XL di Semarang sekitar 370 ribu pelanggan. Ini merupakan pelanggan potensial untuk berpindah kelayanan internet cepat 4G. Sebanyak 24 persen dari pelanggan menggunakan kartu SIM 4G dan 13 persen pelanggan menggunakan smartphone 4G.

Layanan 4G LTE di Semarang meng-cover area-area yang jadi pusat kegiatan bisnis dan ekonomi, pariwisata, pemerintahan, dan perguruan tinggi. Yakni, Genuk, Pedurungan, Gayamsari, Semarang Timur, Semarang Tengah, Semarang Utara, Semarang Selatan, Semarang Barat, Gajah Mungkur, Candisari, Tembalang, Banyumanik, Tugu, dan Ngaliyan.

Di Jawa Tengah, layanan internet cepat 4G LTE dari XL bisa diakses di kota-kota di sepanjang Pantai Utara (Pantura) bagian Barat. Mulai Brebes, Tegal, Pekalongan, Batang, dan Semarang.

Kota utama lainnya yang mendapatkan 4G LTE adalah Purwokerto, Banyumas, dan Solo. Dalam waktu dekat menyusul Magelang.

Kota di Indonesia yang terlayani internet cepat 4G adalah Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, Tangerang Selatan, Depok, Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Cirebon, Purwakarta, Sumedang, Kota Jogja, Bantul, Sleman, GunungKidul, Tegal, Pekalongan, Batang, Brebes, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Pacitan.

Di luar Jawa, layanan 4G LTE XL bisa dimanfaatkan pelanggan di Denpasar, Badung, Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Batam, Medan, Deli Serdang, Pekanbaru, Palembang, Banyuasin, Belitung, Banjarmasin, Banjarbaru, dan Manado.

“Secara nasional, layanan 4G LTE melayani pelanggan dan masyarakat di 58 kota/kabupaten. Ini segera menyusul beberapa puluh kota lagi hingga mencapai 100 kota per area hingga akhir tahun ini,” katanya.

Bersamaan adanya layanan 4G, jumlah pelanggan XL yang memanfaatkan juga bertambah. Kini ada sekitar 5 juta atau 12 persen pelanggan yang setiap hari mengakses layanan 4G LTE.

Untuk jaringan, XL menerapkan Network Functions Virtualization (NFV) sekaligus solusi untuk bisa mendukung strategi bisnis dalam memenangi kompetisi sekaligus memenuhi kebutuhan pelanggan. NFV jadi salah satu solusi bagi XL untuk mampu mempercepat implementasi layanan-layanan baru berbasis 4G sesuai strategi bisnis.

“XL bekerja sama dengan Facebook untuk meningkatkan performa dan kualitas akses. Kerja sama ini berupa penempatan mirror cache aplikasi facebook di Data Center lokal milik XL. XL juga men-deploy kapasitas sebesar 60 G secara nasional, dengan komposisi 30 G di area West dan 30 G area East. Semuanya telah selesai pada pertengahan Juni 2016. Saat ini, besarnya trafik XL ke arah Facebook sebesar 30 G. Dengan adanya local mirror cache engine ini akan meningkatkan kualitas performa akses ke Facebook dibanding sebelumnya, karena harus akses ke server Facebook di luar negeri yang menggunakan direct peering di Singapura,” katanya.

XL juga mengenalkan layanan berbasis 4G yang dibutuhkan mayarakat. Antara lain, digital entertainment Tribe dan Yonder Musik. Pengembangan produk terus dilakukan. Salah satunya dengan mendorong layanan Internet of Thing (IoT) untuk mampu melahirkan layanan digital masa depan yang dibutuhkan masyarakat luas.

“Salah satunya Smart Home dan Smart Power. Dalam cakupan lebih besar, XL serius mengembangkan layanan digital untuk mengisi proyek Smart City,” katanya.(hes)