DWI AGUS/RADAR JOGJA
AKRAB: Anggota DPD RI Hafidh Asrom bersama jajaran manajemen Radar Jogja ketika sedang bersantap menu buka puasa di Keboen Radja, kemarin (27/6).
SLEMAN – Anggota DPD RI Hafidh Asrom mengaku tertarik dengan sajian makanan di limasan Keboen Radja. Dia merasa seperti bernostalgia di kampung halamannya di salah satu desa di Jepara.

“Menunya khas makanan tradisional. Yang mengundang selera tempe garitnya. Ini yang menggoda,” ucap Hafidh, kemarin (27/6).

Senator tiga periode ini mengadakan silaturahmi ke Radar Jogja dilanjutkan buka bersama. Perbincangan ringan berlangsung selama hampir 1,5 jam. Hafidh diterima General Manager (GM) Radar Jogja Berchman Heroe, Ketua Dewan Redaksi Amin Surachmad, Manajer Iklan Syukron AM, dan Manajer Pemasaran Joko Suhendro.

Ayah tiga anak itu banyak bercerita pengalamannya menjadi anggota DPD. Tak terasa 2016 ini merupakan tahun ke-12 dirinya mengabdi sebagai wakil rakyat mewakili masyarakat DIJ. Alumnus Fakultas Filsafat UGM itu terpilih menjadi senator sejak 2004.

Di luar kesibukannya di Senayan, pria yang berulang tahun setiap 23 November itu merasa enjoy mengurusi Sekolah Al Azhar Jogjakarta. Sekolah yang didirikan sejak 2005 itu terus berkembang. Lokasi sekolahnya ada di Sleman dan Bantul dari tingkat kelompok bermain (KB), TK, SD, SMP dan SMA. “Nanti kami akan buat kampus terpadu,” katanya.

Ke depan, dia juga ingin membangun pesantren modern dengan konsep bangunan tradisional dengan bentuk limasan. Soal rumah limasan, Hafidh lagi-lagi teringat masa kecilnya. “Dulu rumah saya modelnya limasan. Nantinya pesantrennya juga akan saya buat seperti ini (Keboen Radja),” ucap lulusan Magister Manajemen UII Jogja ini. (kus/ila/ong)