Harnum Kurniawati/Radar Jogja
BANTU MASYARAKAT: Masyarakat menyerbu pasar murah yang diselenggarakan oleh Diskoperindag di Alun-Alun Kota Magelang, kemarin (27/6). Pasar murah berlangsung du hari hingga hari Selasa ini.
MAGELANG – Pasar murah di Alun-Alun Kota Magelang kemarin (27/6) diserbu masyarakat. Pasar murah inisiatif Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) setempat ini dalam rangka memfasilitas warga yang ingin belanja kebutuhan Lebaran dengan harga terjangkau.

“Masyarakat Kota Magelang bisa datang untuk berbelanja barang-barang dengan harga murah. Ada pula yang mengambil jatah pembagian sembako gratis,” kata Kepala Diskoperindag Kota Magelang Isa Ashari usai pembukaan pasar murah ini.

Di pasar murah ini dijual kebutuhan bahan pokok seperti sembako, pakaian, kue Lebaran, dan lain sebagainya. Pasar murah diadakan sampai Selasa (28/6) hari ini. “Naiknya kebutuhan ini dikeluhkan oleh warga kurang mampu. Dengan harga murah, diharapkan bisa membantu masyarakat,” ujarnya.

Total ada 90 peserta yang ikut pasar murah. Mereka berasal dari berbagai pelaku usaha, instansi, dan organisasi, seperti SKPD Pemkot Magelang, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), perbankan, perguruan tinggi, dan ibu-ibu PKK.

Selain memfasilitasi warga yang ingin berbelanja barang murah di bawah harga pasar, juga fasilitas untuk pelaku UMKM agar dapat memasarkan produknya. “Ini bagian dari pembinaan kami terhadap UKM yang ingin memperluas jaringan pemasaran,” jelasnya.

Di samping penjualan barang-barang murah, di pasar murah juga menjadi kesempatan untuk saling berbagi. Seperti dilakukan ibu-ibu anggota GOW Kota Magelang yang membagikan 315 paket gratis berisi sembako, pakaian pantas pakai, dan uang kepada warga tidak mampu.

Ketua GOW Kota Magelang Sri Rezeki Sulistyono mengutarakan, Ramadan tahun ini pihaknya membagikan paket dengan jumlah meningkat dibanding tahun lalu. Paket ini berisi beras 2,5 kg, uang tunai Rp 25.000, dan beberapa potong pakaian pantas pakai.

Salah satu penerima paket GOW, Sariyatun, 42 mengaku, sangat senang mendapat jatah paket gratis ini. Warga Kampung Trunan ini datang bersama anaknya.

“Senang bisa dapat paket ini bisa untuk kebutuhan sehari- hari. Baru kali ini saya dapat bingkisan dan diharap kuponnya ditambah soalnya kasihan kalau yang belum dapat,” akunya.

Sementara itu, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengungkapkan, pasar murah ini digelar demi rakyat. Disadarinya, masih banyak warga yang butuh barang kebutuhan pokok dengan harga murah.

“Saya apresiasi dinas yang sudah menyelenggarakan pasar murah ini. Hanya saja, untuk pelaksanaan masih ada kesalahan teknis dan harus diperbaiki ke depannya,” ungkapnya. (nia/laz/ong)