SETIAKY A. KUSUMA/RADAR JOGJA
TOGEL HONGKONG: Barang bukti uang yang ikut diamankan saat penangkapan tersangka judi togel di Godean, Sleman.
SLEMAN – Bandar judi dengan omzet ratusan juta rupiah di daerah Godean, Sleman ditangkap Polda DIJ. Dia diduga telah menjalankan judi togel Hongkong sejak 2003 dan belum kapok meskipun pernah dihukum karena kasus serupa.

Kasus tersebut selanjutnya dilim-pahkan ke Polres Sleman.Kapolres Sleman AKBP Yulianto mengatakan, bandar judi yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut adalah Agus Catur Hermawan, 38, warga Sidomoyo, Godean, Sleman.

Penangkapan dilakukan Minggu (25/6) lalu. Penangkapan bandar togel tersebut berawal dari penyelidikan petugas dan penangkapan seorang penge-pul atas nama Ali Gaphor, 43, warga Godean. Dari keterangan Gaphor alias Jembling, penyelidikan menga-rah kepada tersangka Catur.

Tersangka diamankan di rumahnya dan didapati beberapa barang bukti hasil judi togel tersebut. Dari pengakuan tersangka, dia baru menjalankan bisnis togel tersebut selama satu tahun.

“Tersangka pada Januari 2015 pernah menjalani pi-dana kasus judi togel. Setelah keluar, tersangka melaku-kan kegiatan bandar judi lagi,” katanya kepada wartawan saat jumpa pers di Mapolres Sleman, kemarin (28/6).

Dari hasil rekapan buku tabungan dan penyelidikan petugas, dalam sehari tersangka mampu memperoleh omzet mencapai Rp 7 juta dalam sehari. Sehingga apabila ditotal, dalam sebulan tersangka bisa menda-patkan hasil judi sekitar Rp 200 juta.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti lima buah ponsel, beberapa buku tabungan, sertifikat tanah, 7 buah surat-surat kendaraan. Juga sepucuk airgun, dua buah kunci mobil dan sepeda motor, serta uang tunai Rp 5,9 juta. Ditaksir, kekayaan yang dimiliki ter-sangka mencapai miliaran ruliah.

“Kami masih menyelidiki aset tersangka apakah ha-sil dari perjudian atau ada sumber penghasilan lain. Nanti akan dibuktikan. Informasinya dia juga memi-liki peternakan babi dan ayam, tapi masih diselidiki,” kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar, mendampingi kapolres.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang Per-judian, dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara. Adapun penelusuran aset tersangka yang diduga dari hasil judi, tidak menutup kemungkinan dikenakan pasal pencucian uang. “Keduanya saat ini ditahan di Mapolres Sleman,” tandasnya. (riz/ila/ong)