GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
JOGJA – Kawasan Tugu Pal Putih menjadi salah satu yang paling padat di DIJ. Selain padat lalu lintas, juga banyaknya pengunjung yang biasa nongkrong di sekitar Tugu. Bahkan ada yang nekat melompat pagar untuk menaiki Tugu.

“Hormatilah Tugu, jangan melompati pagar dan memanjat Tugu,” ujar Kepala Bidang Pelestarian Warisan dan Budaya Dinas Kebudayaan DIJ Dian Laksmi Pratiwi, kemarin (29/6).

Diakuinya, masih ada sebagian dari pengunjung yang melanggar aturan dengan melompat pagar pembatas dan memanjat Tugu. “Bukan masalah biaya pengecetan lagi, tapi respect pada Tugu sebagai benda cagar budaya,” lanjutnya.

Dian menjelaskan, jika paham, pengunjung harusnya tahu dengan larangan memanjat Tugu. Karena itulah dipasang ring besi pembatas dan ditanami tanaman. “Yang menikmati harusnya juga ikut menjaga,” pintanya.

Ring besi yang mengitari Tugu, lanjut Dian, juga sering ringsek karena sering tertabrak kendaraan yang lewat. Termasuk untuk batu candi yang dipasang juga sering rusak karena kepadatan kendaraan yang lewat di sana. “Tugu itu rusaknya cepat banget, baru dibenerin besok bisa jadi sudah rusak,” ungkapnya.

Dian menjelaskan, pemeliharaan Tugu sudah dilakukan. Sekaligus untuk menyambut lebaran. Meski, tambah Dian, dengan risiko kerusakan bisa tambah parah seiring dengan bertambahnya pengunjung Tugu. Minggu ini pemeliharaan Tugu sudah selesai.

Anggota Komisi D DPRD DIJ Nandar Winoro meminta pemeliharaan Tugu juga memperhatikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Terutama menjelang libur lebaran nanti. Nandar meminta supaya ada pengaturan, seperti pengunjung yang biasa mendekat ke Tugu. “Perlu diatur supaya tidak menambah kepadatan lalu lintas,” ujar politikus PKS itu. (pra/ila/ong)