Harnum Kurniawati/Radar Jogja
AWAS GLONGGONGAN: Tim Dispeterikan menyita 6,5 kg daging sapi glonggongan di Pasar Gotong Royong dalam razia kemarin (29/6). Daging sapi yang kadar airnya di atas 80 persen itu langsung dimusnahkan dengan cara dibakar.
MAGELANG – Dinas Pertanian, Perternakan dan Perikanan (Dispeterikan) Kota Magelang kemarin (29/6) menggelar razia daging di Pasar Rejowinangun dan Pasar Gotong Royong. Ditemukan sedikitnya 6,5 kg daging glonggongan dala razia ini.

Petugas menyita daging glonggongan dari salah seorang penjual. Saat dilakukan pemeriksaan, pedagang itu menyelinap kabur meninggalkan tim razia. Barang bukti daging sapi yang telah disuntik air agar lebih berat itu akhirnya disita petugas.

“Sepertinya ada kebocoran informasi. Meski demikian, kami tetap akan waspada menindak tegas pedagang curang,” ujar Kabid Peternakan Dispeterikan Kota Magelang Hadiono usai melakukan razia.

Razia ini gabungan yang melibatkan Dispeterikan, Satpol PP dan sejumlah personel Polres Magelang Kota dimulai di kawasan rumah potong hewan (RPH) Canguk, Kota Magelang. Yakni dengan memeriksa mobil pembawa daging dari luar Kota Magelang.

“Dari kendaraan-kendaraan itu tidak ditemukan daging glonggongan,” imbuhnya. Hadi menjelaskan, petugas di bagi menjadi dua, menuju Pasar Rejowinangun dan Pasar Gotong Royong.

Ada dugaan bahwa di Pasar Gotong Royong ada penjual daging glonggongan. Setelah dicek, ternyata benar. “Hasil pemeriksaan, kadar air di atas 80 persen. Itu sudah menunjukkan bahwa daging sapi itu glonggongan. Daging akan disita dan dimusnahkan,” jelasnya.

Salah seorang pedagang daging sapi, Mahmud, 48, warga Karet mengatakan, harga jual daging sapi per kilogram (kg) sebesar Rp 105 ribu untuk kualitas sedang. Ia memprediksi hingga mendekati Lebaran bisa mencapai Rp 120 ribu, mengingat banyaknya permintaan dari pembeli.

“Sekarang masih Rp 105.000, tapi kalau mendekati Lebaran ya bisa Rp120.000,” katanya.

Sedangkan untuk daging ayam di Pasar Gotong Royong justru sudah mengalami kenaikan. Sebelumnya per kg dijual antara Rp 25 ribu sampai Rp 26 ribu. Namun demikian sejak kemarin telah mengalami kenaikan.

“Sekarang kami jual per kg Rp29 ribu sampai Rp 30 ribu. Ini sudah mengalami kenaikan,” kata Yati, salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Rejowinangun. (nia/laz/ong)