Setiaky/Radar Jogja
KAWAL HINGGA TUNTAS: Emiyani Puji Rahayu, ibunda Annoraga Elang Gaziya bersama kakak almarhum, Aron Elang, saat ditanya wartawan usai mendatangi ORI Perwakilan DIJ, kemarin (30/6).
JOGJA – Ibunda korban pembacokan di Jalan DI Panjaitan, Mantrijeron, Annoraga Elang Gaziya, 16, Emiyani Puji Rahayu, mendatangi Ombudsman RI (ORI) Perwakilan DIJ kemarin (30/6). Mereka meminta ORI mengawal kasus pembacokan yang berujung kematian anaknya itu Selasa (21/6) lalu. Ia datang bersama kakak korban, Aron Elang, sekitar pukul 13.00.

“Kami berterima kasih kepada polisi yang telah menangkap para pelakunya. Kita ingin pelakunya diproses sampai selesai. Tidak ada penyimpangan, tidak ingin mengambang dan bisa diadili sampai tuntas,” kata Emiyani kepada wartawan usai mendatangi Ombudman RI.

Ia juga sangat mengharapkan polisi bekerja sesuai prosedur, dan pelaku bisa dihukum seadil-adilnya. Termasuk kedatanganya ke Ombudsman untuk meminta mengawal kasusnya hingga selesai. “Kalau banyak yang mengawal seperti Ombudsman dan media, kami berharap tidak ada penyimpangan,” tandasnya.

Sementara itu, Asisten Ombudsman RI Dahlena mengatakan, keluarga korban datang untuk berkonsultasi dan berharap selanjutnya apabila telah ada laporan ke Ombudsman, ditindaklanjuti.

“Prinsipnya keluarga minta kasus ini diproses, karena ada kekhawatiran prosesnya berlarut-larut. Memang kewenangan Ombudsman agar kasus ini di kepolisian bisa didorong,” ujar Dahlena. (riz/laz/ong)