BANTUL – Rumah makan Padang Pariaman Murah di Jalan Kusumanegara Babadan, Banguntapan mengalami kebakaran, Jumat (1/7) sekitar pukul 10.30. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 50-an juta.

Pemilik rumah makan Amrizal mengatakan, api muncul sekitar pukul 10.30 saat ia dan pekerjanya tengah memulai masak. Diduga api muncul karena ada tabung gas tiga kilogram yang bocor.

“Api mulai dari dapur, kita lagi masak terus karena bocor apinya membesar. Sempat siram-siram pakai air dan kain basah ndak mau mati,” katanya kepada Radar Jogja. Ia kemudian meminta bantuan kepada warga dan pemadam kebakaran.

Di tempat yang sama, anak pemilik warung, Fitriani, 20, menyebutkan ia dan ketiga pekerja warung mulai memasak keperluan untuk berbuka sejak pukul 08.00 pagi. Saat itu ada yang mulai curiga dengan bau dari tabung gas. “Kayaknya udah bau, mungkin ada yang bocor tapi dicari ndak ketemu. Terus sempat meledak keluar api,” ungkapnya.

Beruntung saat terjadi ledakan dan api mulai membesar, pegawai yang berada di dalam segera menyelamatkan diri. Satu buah ruangan yang digunakan sebagai dapur untuk memasak ludes dilalap api. Sementara dua ruangan di sebelahnya dan ruangan warung selamat dari api. Pemilik warung dan anaknya kemudian mengeluarkan barang-barang yang bisa diselamatkan.

Untuk memadamkan api, perlu sedikitnya tiga buah mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Jogja dan BPBD Kota Jogja. Api mulai dapat dipadamkan sekitar pukul 11.15. “Kalau kerugian sekitar 50 jutaan,” ujarnya. (rizdem)