JOGJA–Sejak H+1 hingga H+3 atau Sabtu (9/7) peningkatan jumlah pengunjung terus meningkat di musim libur Lebaran 2016 ini. Puncaknya diprediksi terjadi pada malam minggu kemarin yang juga bersamaan dengan hari terakhir cuti bersama.

“Puncaknya kami prediksi Sabtu ini, selain malam minggu juga cuti bersama terakhir,”ujar Kepala UPT Malioboro Syarif Teguh, kemarin.

Dikatakan, meski puncak kunjungan wisatawan diprediksi malam minggu kemrain, namun imbasnya masih akan berlanjut hingga satu pekan kedepan. Artinya, malioboro masih akan padat dikunjungi wisatawan hingga Sabtu depan.

Malioboro yang masih bersolek diri rupanya mendapat tanggapan positif dari pengunjung. Dirinya mengatakan, sisi timur jadi media nyaman bagi pejalan kaki meskipun belum selesai secara utuh rampung di renovasi.

“Pengunjung mengapresiasi, mereka bisa dolanani anaknya disitu karena ada ruang yang lebih lega bagi pejalan kaki,”ujarnya.

Meski mendapat respon positif dari pengunjung, namun ikon wisata Jogja yang masih dalam proses menjadi ruang semi pedestrian ini diakui masih kurang memiliki kantong-kantong parkir. Lapangan Parkir ABA belum bisa difungsikan seutuhnya. Lantai 3 belum dioperasikan.

“Jumat malam saja kami sampai menyerah, karena semua sudah penuh, Abu Bakar Ali (ABA) dan Pasar Sore yang kami fungsikan untuk parkir mobil semua penuh,”paparnya.

Meski begitu, komunitas pedagang malioboro menurutnya mengaku masih bisa mendulang rejeki lebih di musim libur Lebaran tahun ini. Baik pedagang suvenir maupun makanan masih bisa menikmati rejeki di musim libur Lebaran ini.

“Mereka mengaku tidak berbeda jauh dengan tahun lalu, lumayan kalau mereka bilang. Meski H- memang sedikit, tapi mulai H+1 sampai sekarang pengunjung ramai terus,”ujarnya.

Sementara itu, dari data Tourist Information Centre (TIC) Dinas Pariwisata DIJ yang ada di empat titik di malioboro, wisatawan masih banyak yang membutuhkan informasi tentang akses ke objek wisata dan event atau atraksi yang ada di Jogjakarta.

“Dari pantauan kami, pada Lebaran hari ke 3 dan ke 4 ini lebih meningkat dari tahun lalu, meski peningkatannya kurang signifikan,”ujar Kepala Bidang Pemasaran Dinas Patiwisata DIJ Imam Pratanadi.

Dikatakan, selama musim libur Lebaran ini TIC tetap beroperasi untuk melayani kebutuhan informasi wisatawan. Kali ini, Dispar DIJ melibatkan anggota Saka Pariwisata Kwarda DIJ.(dya/ong)