AYO LOMPAT: Di tengah krisis pemain, Persiba Bantul tetap fokus melatih fisik demi menatap pertandingan melawan PSBI Blitar, Sabtu (16/7) mendatang.
BANTUL–Krisis pemain melanda Persiba Bantul saat menjamu PSBI Blitar di Stadion Sultan Agung, Sabtu (16/7), dalam laga lanjutan ISC Seri B 2016 Grup 5. Dari 22 pemain yang saat ini terdaftar, ada enam pemain yang bermasalah. Yakni empat orang belum bergabung usai libur lebaran, ditambah masing-masing satu orang yang cidera dan terkena akumulasi kartu.

Lini belakang Laskar Sultan Agung terganggu dengan belum kembalinya dua wing back Syaiful Lewenussa dan Nico Chandra, ikutlatihan. Syaiful dan Nico hingga sore kemarin belum juga datang ke Bumi Projotamansari. Ditambah satu lagi pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang, Kuswanto

“Sore ini (kemarin), kami akan memberikan menu khusus di pertahanan. Karena kami akan menggunakan pemain yang sudah ada saat ini. Nico, Syaiful, Kuswanto dan ditambah Orlando, hingga saat ini belum datang. Jadi kemungkinan bermainnya sangat kecil,” kata Pelatih Persiba Sajuri Syahid, usai memimpin latihan kemarin sore (12/7).

Pada latihan sesi pagi kemarin, Sajuri terlihat memfokuskan latihan pada lini depan. Penyelesaian akhir Laskar Sultan Agung masih harus diasah kembali. Main di hadapan publik sendiri membuat Sajuri harus segera menunjukkan taji ketajaman lini depan Persiba yang masih minim kontribusi.

Selain itu juga ada dua pemain yang kemarin tidak mengikuti latihan yaitu David Armando dan Jeni Gilang. David Armando merupakan pemain yang masih mengikuti seleksi mengalami cedera pada lututnya. Sedangkan Jeni Gilang mengalami cedera pada punggung kakinya akibat berbenturan saat melakoni laga uji coba melawan Tunas Jogja, Senin (11/7).

Sajuri berharap Jeni dapat sembuh sebelum pertandingan. Sebab, Persiba sudah kehilangan Wahudi akibat terkena akumulasi kartu. Dengan demikian, hanya Saddam Sudharma saja yang berposisi sebagai gelandang bertahan yang siap dimainkan.

“Kelihatannya cederanya (Jeni) tidak terlalu parah. Saya harap dia bisa segera sembuh dan bergabung dengan tim,” haranya.

Sajuri mengaku masih menunggu kebijakan manajemen, soal penambahan pemain. Saat ini dia telah menyeleksi beberapa pemain sejak bulan Ramadan kemarin. Di lini belakang ada David Armando di posisi wing back. Di lini depan, tiga pemain sudah diseleksi yakni Uko Wahyu dan Kukuh Adi P.

Terbaru, Sajuri kembali memanggil striker muda asal Sleman Syaiful Arif yang dulu sempat dicoret pada awal pembentukan tim. Pemanggilan kembali Arif dikarenakan Sajuri belum puas dengan performa dari Kukuh dan Uko. Sajuri membutuhkan striker murni, sedangkan Uko ternyata lebih bagus saat bermain di wing.

“Saya masih berkoordinasi dengan manajemen terkait berapa pemain yang didaftarkan. Kalau untuk kebutuhan tim, David dan Arif akan saya utamakan dulu. Karena memang kebutuhan tim saat ini adalah di posisi wing back dan striker yang masih kurang,” tandasnya. (cr4/dem)