KULONPROGO-Perkembangan Kulonprogo ke depan menjadi tantangan tersendiri bagi dunia usaha. Perkembangan itu sekaligus menjadi peluang yang menjanjikan. Dan ini akan berdampak terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Budi Hartono selaku Pjs Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha saat melantik 15 pegawai tetap dan beberapa di antaranya pegawai struktural di Gedung Kaca Kompleks Pemkab Kulonprogo kemarin (12/7).

Para pegawai yang diangkat adalah Sulistyo Nur Abadi SE sebagai Kepala Unit SPBU 44.556.02 Wates, Muhammad Dalduri Budiprasetya SE sebagai Kepala Unit Perbengkelan, Yustina Ratna Prabanashinta SE (Kabag Keuangan dan Akuntansi).

Kemudian Wahid Zainus Shalihin ST (Kabag Sistem Informasi dan Pemasaran), Linda Kusdahliyana (Kabag SDM dan Umum), Suparman (Kepala Unit Perdagangan Umum). Ponimin, Sumaryadi, Emi Dwi Astuti, Agelia Dinar Ferita, Ika Puspitasari, Dedi Sukanta, Syaiful Anwar, Erna Suryani, dan Wuryanto.

Menurut Budi Hartono, berdasarkan Perbup No 9/ 2010 tentang Pedoman Kepegawaian Perumda Aneka Usaha, status pegawai yang selama ini hanya pegawai tidak tetap sudah ditetapkan sebagai pegawai tetap. “Kebijakan ini selain merujuk perbup yang ada juga mempertimbangkan kinerja selama mengabdi di Aneka Usaha. Hal ini membuat lega pegawai dan diharapkan akan lebih memacu untuk mengembangkan perusahaan,” jelasnya.

Kepala Badan Pengawas Perumda yang juga Assek II Setda Kulonprogo Triyono berharap, pegawai yang baru saja dilantik bisa menjadi pilar kemajuan perumda. Apalagi dengan hadirnya megaproyek, perumda harus mampu berperan aktif ambil bagian. “Memang dibutuhkan sumber daya manusia yang cakap dan responsif terhadap geliat perkembangan dan pertumbuhan Kulonprogo ke depan,” kata Triyono. (tom/din/ong)