MUNGKID – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Magelang mencatat ada 82 pegawai yang tidak hadir pada hari pertama setelah libur Lebaran. Di antara mereka ada yang beralasan sakit, izin dan ada juga tanpa keterangan.

Dari data absensi di 16 SKPD, tercatat ada 1.842 PNS yang hadir. Sementara yang tidak datang 82 PNS, terdiri atas 23 orang menggunakan surat izin, 15 orang masih sakit, sisanya dalam perjalanan dari kampung halaman dan tugas belajar.

“Mereka ada yang memakai izin, kemudian sakit, dan sama sekali ada yang tanpa keterangan,” kata Kabid Kepangkatan dan Disiplin BKD Kabupaten Magelang Arief Koestanto Setiadi kemarin.

Data itu didapat BKD saat hari pertama masuk kerja. Menyikapi itu, BKD Kabupaten Magelang akan segera menindak sesuai peraturan yang berlaku. Khususnya bagi PNS yang terbukti membolos tanpa ada keterangan.

“Hanya satu orang yang membolos tanpa keterangan. Dia merupakan pegawai Kantor Kecamatan Srumbung,” jelasnya.

Bagi PNS yang tidak hadir tanpa keterangan, akan ditindak sesuai aturan, PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. “Pasti akan kami mintai keterangan dan akan dilakukan pembinaan,” katanya.

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan, sesuai surat edaran yang disampaikan sebelum libur Lebaran, PNS harus masuk kembali 11 Juli. Ia menilai semua pegawai telah mengetahui akan kewajiban dan tugasnya.

Oleh karena itu sebagai kepala daerah, ia sudah tidak perlu memberikan ancaman atau tekanan kepada PNS yang menambah jatah libur lebaran. “Saya yakin seluruh PNS sudah tahu tanggung jawabnya. Setelah berlibur akan kembali kepada tempat kerjanya,” ujarnya.

Zaenal mengatakan, bila ada pelanggaran-pelanggaran pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada BKD. Nantinya instansi ini yang akan memberikan sanksi. “Sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya. (ady/laz/ong)