Harnum Kurniawati/Radar Jogja
JELANG WISUDA: Tidak hanya para juniornya, anak-anak kecil pun ikut melempari para Taruna Akmil dengan plastik berisi air.

Ditembaki Meriam Air Juniornya, Tak Boleh Balas

Ada pemandangan yang tak biasa di kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang, kemarin (13/7). Pemandangan unik ini adalah pesta air untuk para taruna. Seperti apa?
HARNUM KURNIAWATI, Kota Magelang
Sebanyak 220 Taruna Akmil hari itu sedang melaksanakan Tradisi Korps Pesta Air. Kegiatan itu adalah salah satu rangkaian kegiatan menjelang selesainya pendidikan.

“Ini adalah tradisi tiap tahun. Para taruna yang akan diwisuda 27 Juli mendatang, ditembaki meriam air oleh para juniornya dan tidak boleh membalas,” kata Kepala Penerangan Umum dan Humas Akmil Magelang LetKol Inf Drs Asep Kusman M.Si, di sela-sela kegiatan ini.

Dalam pesta air yang dilaksanakan di Lapangan Kompleks Panca Arga itu, dihadiri para distribusi Akmil, ketua Persit KCK Cabang BS Akmil dan para perwira serta pengasuh.

Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Hartomo mengatakan, air mempunyai fungsi dan manfaat serta karakteristik yang baik, untuk digunakan dan dicontoh bagi kelangsungan kehidupan umat manusia. Selain itu merupakan sarana untuk membersihkan diri dari berbagai kotoran dan noda yang ada.

“Di dunia militer, para ahli strategi mengungkapkan, strategi yang paling efektif dalam setiap pertempuran adalah strategi yang mencontoh sifat air. Yakni cepat beradaptasi, menyesuaikan diri dengan bentuk-bentuk medan yang dihadapi,” ujarnya.

Dengan manfaat air bagi kehidupan umat manusia, sehingga Korps Taruna Akmil menjadikan pesta air ini sebagai tradisi. Merupakan simbol yang penuh makna untuk membersihkan diri dari segala kekeliruan dan kekhilafan yang dilakukan para Capaja selama mengikuti pendidikan dan latihan di Akmil.

“Perlu disadari bahwa saat ini bangsa dan negara membutuhkan perwira TNI yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki jiwa kejuangan, berkarakter dan mempunyai moral yang baik, serta bersih dan jernih bagaikan air,” paparnya.

Gubernur berharap agar Taruna tidak hanya sekadar berbasah-basah ria semata. Akan tetapi harus dapat meresapi, serta mengamalkan makna dan harapan yang terkandung dalam kegiatan Tradisi Korps Pesta Air itu.

“Tanamkan keyakinan pada diri kalian bahwa kalian akan mampu menjadi perwira TNI Angkatan Darat yang bersih, jujur, dan berakhlak mulia yang mengabdikan dengan jiwa dan raganya demi kepentingan negara dan bangsa,” tandas jenderal bintang dua ini. (laz/ong)