JIKA di sejumlah sekolah di kota dan kabupaten lain di DIJ sudah mempersiapkan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS), di Gunungkidul ternyata masih ada sekolah yang belum memenuhi kuota. Salah satunya di SMAN 1 Rongkop, Gunungkidul.

Dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2016 kemarin belum memenuhi kuota. Bahkan untuk menarik minat siswa baru, sekolah ini membuat kebijakan yang meringankan.

“Jika ada yang mendaftar lagi, akan bebas pembayaran seragam dan SPP selama tiga tahun. Tapi, memang sampai sekarang belum ada pendaftar tambahan,” kata Kepala SMAN 1 Rongkop Ekwantoro, kemarin (13/7).

Oleh karena itu, pihaknya masih memberi kesempatan kepada siswa yang ingin mendaftar hingga 16 Juli mendatang. Agar informasi kemudahan bersekolah efektif, informasi mengenai PPDB disebarluaskan melalui kantor kepala desa.

“Kurangnya kuota siswa ini sudah kami sampaikan ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul,” ujarnya.

Menurut Ekwantoro, kuota yang disediakan sebanyak 128 bangku. Dalam empat rombongan belajar (rombel) yang tersedia idealnya diisi minimal 20 siswa dan maksimal 32 peserta didik.

“Namun tahun ini belum memenuhi kuota, hanya ada pendaftar sebanyak 107 siswa saja,” ujarnya.

Meski demikian, menurutnya, jumlah tersebut dinilai cukup meningkat dibanding pendaftar tahun lalu. Pada 2015 hanya ada sekitar 71 pendaftar. Artinya, meski kuota sekarang belum terpenuhi, namun jumlah pendaftar tahun ajaran sekarang jauh lebih baik.

Sementara itu, Sekretaris Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid mengakui, ada beberapa sekolah yang minim pendaftar, terutama wilayah pinggiran. Berdasarkan catatan, untuk SMP, hampir semua daerah pinggiran kekurangan murid.

“Misalnya seperti di Kecamatan Purwosari, Panggang, Tanjungsari, Tepus, Ngawen, dan Kecamatan Ponjong,” kata Bahron.

Sementara untuk jenjang SMA, kekurangan murid terjadi di SMAN 1 Rongkop dan SMA Semanu. Sedangkan untuk SMA di Playen dan Patuk yang pada tahun sebelumnya kekurangan murid, saat ini telah terpenuhi.

“Setelah Juli atau Agustus, akan dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PPDB 2016 di semua jenjang. Terutama mengevaluasi lulusan SD maupun lulusan SMP,” ucapnya. (gun/ila/ong)