BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
KENA BATUNYA: Dua dari tiga pengedar dan pemakai sabu-sabu yang berhasil ditangkap Polres Purwoerjo. Jajaran Sat Narkoba Polres Purworejo juga melakukan pencarian dua pelaku lainnya.
PURWOREJO-Dua orang berinisial Fj dan Nn menjadi buron Polres Purworejo. Mereka melarikan diri dalam kasus jaringan pengedar dan pemakaian sabu-sabu. Sementara itu, tiga orang lainnya berhasil ditangkap. “Kedua pelaku sudah kami kantongi identitasnya,” kata Kasat Narkoba Polres Purworejo AKP Suwardi didampingi Kasubag Humas Polres Purworejo AKP Lasiyem di Mapolres Purworejo kemarin (13/7).

Pengungkapan kasus ini diawali penangkapan Bambang Tri Suryanto, 40, warga Jalan Wirotaman Kelurahan/Kecamatan Kutoarjo. Bambang adalah pemilik agen bus Murni Jaya jurusan Jakarta. Dia ditangkap di kios agennya pada malam Lebaran. Tersangka sempat mengelak jika menjadi pemakai. Namun kemudian tidak berkutik saat petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,25 gram, satu alat hisap. “Kami temukan barang bukti sabu sabu yang disimpan di dalam kaos kaki,” katanya.

Dari pengembangan, barang itu diperoleh Bambang dari pengedar berinisial FJ warga Wirun, Kutoarjo. Polisi kemudian menangkap dua orang di rumah Fj, yakni Agus Setiawan (25) dan Martin Indarto (26). Keduanya warga Tegalmalang, Kutoarjo. Polisi menyita satu timbangan elektrik, sisa alat hisap sabu sabu, dan dua buah dompet. “Kepada para pelaku akan dijerat dengan UU No 35/ 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda maksimal Rp 8 miliar,” kata Suwardi. (udi/din/ong)