BANTUL – Persiapan Persiba Bantul jelang menjamu PSBI Blitar tinggal menghitung hari. Skuad Laskar Sultan Agung –julukan Persiba- sudah mulai komplet saat menjalani latihan di Lapangan Dwi Windu kemarin (13/7). Dua wing back andalan mereka Syaiful Lewenussa dan Nico Chandra sudah bergabung kembali.

Meskipun sedang dilanda krisis pemain, pelatih Persiba Bantul Sajuri Syahid tetap optimistis anaka suhnya bisa meraih poin absolute di kandang. Sajuri akan mengoptimalkan pemain yang ada dan fit untuk turun menjadi starter. “Kami akan melihat fisik mereka yang baru saja bergabung. Tapi kemungkinannya sangat kecil, karena baru berlatih hari ini (kemarin). Pemain-pemain yang ada saja yang kami optimalkan,” kata Sajuri.

Poin penuh wajib diraih Slamet Widodo dkk untuk mendongkrak posisi tim. Saat ini, tim yang bermarkas di Stadion Sultan Agung itu menduduki posisi juru kunci Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B grup 5 dengan raihan tiga poin. Angka itu hasil lima kali main. Sedangkan sang lawan, PSBI Blitar berada di posisi kelima dengan raihan tujuh poin hasil dari dua kali menang, dua kali kalah, dan sekali seri. “Kami akan bangkit dan memenangkan pertandingan. Segala upaya sudah kami lakukan saat jeda kompetisi kemarin. Sekarang tinggal penerapannya di pertandingan,” ujarnya.

Sajuri telah melakukan berbagai upaya untuk mengevaluasi kinerja Johan Manaji dkk selama jeda kompetisi kemarin. Tersmasuk masalah utama yang melanda tim di awal kompetisi, yaitu fisik. Fisik yang kurang mumpuni merupakan kambing hitam dari hasil buruk yang dialami Persiba sejauh ini.

Namun masalah tersebut sudah dipecahkan oleh Sajuri yang terus menggenjot fisik pemain di jeda kompetisi kemarin. Pelatih yang juga seorang guru tersebut mengatakan fisik anak asuhnya sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Latihan fisik sepertinya sudah cukup. Sore ini (kemarin) saya mencoba untuk mengtetes speed endurance anak-anak. Seberapa lama anak-anak bisa bertahan bila bermain dengan tempo yang cepat. Sebab kami main di kandang dan pasti akan tampil menyerang untuk mengamankan poin,” kata pelatih yang memiliki julukan Mister Koprol tersebut. (cr4/din/ong)