SLEMAN – Para penggawa PSS Sleman semakin percaya diri untuk menghadapi sang pemuncak klasemen Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B Grup 5, Martapura FC.

Pagi kemarin (13/7) Green Squad –julukan PSS- kembali menjalani pemantapan latihan di fisik di Lapangan Ploso Kuning, Minomartani. Pemantapan fisik tersebut dilakukan untuk mengembalikan performa Busari dan kawan-kawan pada kondisi optimal pascalibur. “Latihan pagi ini (kemarin) dikhususkan ke endurance dan strength untuk melatih ketahanan pemain. Mereka sangat antusias dan senang dengan menu dari Pak Herwin Sjahruddin, pelatih fisik PSS,” ujar Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro.

Seto sangat bersyukur para pemainnya dalam kondisi yang prima usai libur lebaran. Itu artinya, pemain mengindahkan anjuran dari sang pelatih untuk menjaga kondisi selama libur lebaran. Pemain yang belum datang hingga sore kemarin hanya menyisakan Deni Rumba yang masih stay di Semarang karena adik tercintanya meninggal dunia Minggu (10/7).

Seto memperkirakan Deni akan kembali besok. Namun, dirinya mengisyaratkan tidak memasang Deni Rumba pada laga kontra Martapura. Sebab, masih meragukan kondisi terakhir Deni. “Dengan kondisi yang tidak bisa kami pantau, kemungkinan besar dia tidak akan kami mainkan,” katanya.

Menghadapi Martapura FC, Seto akan memperkuat di lini pertahanan agar lebih solid. Sebab, dalam beberapa pertandingan terakhir, Laskar Sultan Adam –julukan Martapura- sering melakukan serangan dari counter attack. Seto sangat beruntung bisa mendapatkan beberapa informasi tentang kekuatan Martapura dari lawan-lawan yang pernah bersua dengan mereka.

“Sedikit banyak, kami punya informasi kekuatan mereka. Namun, kondisinya pasti berbeda-beda. Mereka pastinya menggunakan jeda kompetisi kemarin untuk mempersiapkan tim untuk menghadapi kami,” ujar mantan pemain timnas di tahun 2000 tersebut. (cr4/din/ong)