MUNGKID – Anggaran senilai Rp 115 miliar disiapkan pemerintah untuk membangun kembali Pasar Muntilan. Guna kepentingan itu, sejak kemarin para pedagang mulai dipindahkan lokasi lain untuk sementara. Pemerintah menyiapkan lokasi relokasi di Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan.

“Alhamdulillah. Relokasi pedagang tidak ada masalah. Clear semua. Pedagang mulai berpindah,” kata Kepala Desa Pucungrejo Much Ma’ruf kemarin (14/7). Relokasi pedagang dilakukan secara bertahap. Mereka dipindahkan di lahan bengkok milik perangkat Desa Pucungrejo seluas 1,5 hektare. Pemkab Magelang menyewa lahan itu Rp 96 juta per tahun.

Relokasi dilaksanakan dari 14 – 28 Juli. Dengan pembagian waktu 14-18 Juli perpindahan 244 pedagang kios, 18-22 Juli perpindahan 1.456 pedagang los, 22-28 Juli untuk 1.202 pedagang lesehan. “Selama proses relokasi perangkat dari desa sekitar ikut dilibatkan. Seperti perangkat dari Desa Tamanagung, Sedayu, Gunungpring setiap hari dua orang. Dibagi dua sift, pagi – siang, siang – sore,” jelasnya.

Much Ma’ruf berharap, proses perpindahan pedagang dari awal hingga selesai dapat berjalan lancar. Selama proses pembangunan fisik pasar Muntilan pun diharapkan berjalan sesuai jadwal dan prosedur yang ada. “Diharapkan pembangunan fisik pasar Muntilan tidak molor. Sehingga sesuai jadwal selesai 2,5 tahun. Dengan demikian pedagang bisa segera kembali berjualan di pasar utama,” harapnya.

Selain perangkat desa, Polsek Muntilan bersama Koramil Muntilan, Satpol PP, dan Linmas juga dilibatkan. Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho mengecek langsung Pasar Muntilan guna mengetahui kesiapan pemindahan barang dagangan dan perlengkapan ke pasar sementara.

Kapolres memerintahkan kepala pasar dan sebagian pedagang, untuk antisipasi kesemrawutan saat pedagang memindahkan daganganya. Hal ini untuk menghindari gangguan keamanan dan arus lalulintas saat memindahkan barang dagangan dan perlengkapannya. “Mengingat pedagang yang ada mencapai ribuan,” katanya.

Polres Magelang juga melibatkan 100 personel guna pengamanan terbuka dan tertutup. Ini untuk antisipasi gangguan kamtibmas saat boyongan pedagang.

Sebelumnya, rencana awal relokasi pedagang ke pasar sementara Feburari silam. Namun karena saat itu menjelang Lebaran, pedagang minta diundur. Pemkab Magelang merencanakan pembangunan Pasar Muntilan menjadi dua lantai. Alokasi anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 115 miliar. Pembangunan ditargetkan selesai 2018 mendatang. (ady/din/ong)