HARNUM KURNIAWATI/RADAR JOGJA
BERI CONTOH: Wali Kota Magelang Sigit Widyononindito dan Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina ikut terlibat dalam kegiatan bersih-bersih di sekitar Alun-Alun Kota Magelang. Mereka berharap kegiatan seperti ini akan menjadi budaya masyarakat Kota Magelang.
MAGELANG-Ratusan pegawai Pemkot Magelang dari semua SKPD dilibatkan dalam kegiatan bersih-bersih Alun-Alun Kota Magelang Kamis (14/7). Kegiatan yang digelar usai pasar tiban ini juga melibatkan masyarakat umum dan pedagang.

Tidak hanya di sekitar Alun-Alun Kota Magelang, kegiatan ini juga dilakukan di lokasi lainnya, yakni di Jalan A Yani, Jalan Pemuda (Pecinan), sampai seputaran Tugu Adipura.

Wali Kota Magelang Sigit Widyononindito dan Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina juga ikut terlibat dalam kegiatan ini. Keduanya juga ikut menyiram dan menyikat lantai trotoar. Sigit berharap kegiatan seperti ini akan menjadi budaya masyarakat Kota Magelang.

Menurutnya, selain untuk mempertahankan sebagai Kota Adipura, kebersihan kota diyakini juga akan menjadi daya tarik wisata. Karena, memberikan kenyamanan bagi setiap pengunjung. “Kegiatan ini akan rutin digelar,” tambahnya.

Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Tata (DKPT) Kota Magelang Arief Barata Sakti mengatakan, dalam kegiatan terebut pihaknya juga melibatkan para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di pusat kuliner Tuin Van De Java Alun- Alun Kota Magelang. Juga para PKL pasar tiban. “Karena Pemkot Magelang telah memberikan izin sementara untuk berjualan menjelang dan sesudah Lebaran,” ungkapnya.

Yulianto seorang pedagang angkringan di sisi Alun-Alun Selatan menyatakan siap menjaga kebersihan. Dia berterimaksih karena Pemkot Magelang telah memberikan izin berjualan. “Omzet jualan di sini bagus,” jelasnya. (nia/din/ong)