MENCETAK gol terlebih dahulu, belum mampu mengantarkan PSIM Jogja meraih poin saat melawat ke Stadion Krida, kemarin sore. Melawan tuan rumah PSIR Rembang, Johan Arga dan kawan-kawan harus menelan pil pahit karena kalah tipis 1-2.

Gol PSIM tercipta oleh M Juni Riadi pada menit ke-33, sedangkan balasan tim berjuluk Laskar Dampo Awang di-ciptakan Heru Wibowo menit ke-37 dan Rudi Santoso menit ke-80.Tuan rumah langsung bermain me-nyerang sejak kick off babak pertama.

Peluang beberapa kali didapat tuan rumah untuk menjebol gawang yang dikawal kiper Oni Kurniawan. Tetapi justru pelanggaran yang dilakukan anak asuh Hariyanto pada Johan Arga mampu dimanfaatkan maksimal oleh tim berjuluk Pangeran Biru.

Tendangan bebas yang dilakukan Raymond Tauntu mengarah ke pojok kiri atas gawang PSIR yang dijaga Nanda Pradana. Bola yang sempat membentur mistar gawang meluncur ke arah depan gawang. Berkat kejelian, Juni Riyadi berhasil menjebol gawang PSIR Rem-bang dan memimpin sementara 0-1.

Tertinggal satu gol, tuan rumah kembali membangun serangan. PSIM yang mendapatkan serangan secara frontal seolah tidak bisa melepaskan diri dari tekanan. Selang lima menit, Kapten PSIR Rembang, Heru Wibowo yang mendapatkan umpan dari sayap berhasil mengkonversinya menjadi gol. Kedudukan pun sama imbang 1-1.Kedudukan bertahan hingga 45 menit pertama.

Memasuki babak kedua, PSIM Jogja kembali mendapat serangan bertubi-tubi. Baik Allenatore Erwan Hendar-wanto maupun Hariyanto sama-sama mengubah formasi. Tetapi fisik Pangeran Biru yang belum 100 persen, mulai terlihat di menit ke-60.

Kondisi ini mampu dilihat sebagai celah oleh tuan rumah untuk menambah gol dengan memasukkan penyerang Rudy Santoso.

Pemain yang berposisi sebagai striker itu berhasil menjebol gawang PSIM setelah memanfaatkan kemelut di kotak pinalti. Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk kemenangan tuan rumah. Gol satu-satunya di babak kedua itupun membuat PSIM harus kehilangan tiga poin.

“Kondisi fisik anak-anak memang jadi kendala di pertandingan. Stamina menurun di babak kedua. Mereka juga bermain seperti pertama kali tampil. Umpan-umpan tidak akurat. Kekalahan di Rembang ini akan menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi laga se-lanjutnya melawan Persibat Batang,” kata Erwan
Sementara itu, Pelatih Haryanto me-ngaku cukup puas dengan hasil ini. Menurutnya, Laskar Awang Dampo seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak, tapi terbuang sia-sia.

“Anak-anak mampu menguasai permainan. Peluang banyak tapi banyak juga yang terbuang. Tapi kami bisa mengaman-kan poin,” tandasnya. (dya/dem/ong)