BANTUL–Bermain di hadapan para pendukungnya, Persiba Bantul tidak bisa memanfaatkan keunggulan ter-sebut saat menjamu PSBI Blitar. Laga lanjutan ISC Seri B 2016 yang dise-lenggarakan di Stadion Sultan Agung, Bantul tersebut, kemarin sore, berakhir dengan skor kaca mata alias tanpa gol. Laga yang dipimpin wasit Fery Permana dan dalam cuaca cerah, ber-jalan monoton dan membosankan.

Janji Tactician Laskar Sultan Agung (Lasuta) Sajuri Syahid akan memerin-tahkan pemainnya untuk offensif tidak berjalan maksimal. Saat babak pertama, tuan rumah hanya mampu melesakkan dua tembakan ke arah gawang. Satu berhasil diblok oleh kiper PSBI Rizki Candra, dan satunya lagi melambung di atas gawang.

Tendangan mengarah gawang yang berhasil diblok terjadi pada menit ke-16, saat striker Persiba, Dharmawan Effendy memperoleh kesempatan untuk melakukan shooting.Sebaliknya, permainan tim tamu yang berjuluk Singo Lodro mampu mendikte permainan tuan rumah. Duet penyerang Samsul Arifin dan Khabib Syukron mampu membuat kocar kacir perta-hanan Laskar Sultan Agung.

Dari menit ke-19 hingga ke-21, setidaknya ada tiga peluang dari PSBI yang mampu dimentahkan oleh penjaga gawang persiba, Puthut Jati. Skor tidak berubah hingga turun minum. Memasuki babak kedua, persiba mencoba memasukkan pemain super sub mereka, Sarjono, dengan harapan bisa mengubah permainan. Taktik ini sempat berjalan jitu. Pada menit ke-51, Lasuta berhasil mendapatkan tendangan bebas setelah Sarjono dijatuhkan pemain belakang PSBI.

Bagus Ramadhani yang mengambil tendangan bebas tersebut langsung mengarahkan bola ke gawang. Na-mun, dewi fortuna belum berpihak kepada persiba karena tendangan melengkungnya hanya mengenai mistar gawang Panasnya terik ma-tahari pada laga tersebut membuat para pemain PSBI kehabisan tenaga.

Namun keunggulan tersebut tidak bisa dimaksimalkan oleh tuan rumah. Bahkan tambahan waktu dua menit yang diberikan wasit tidak mampu dimaksimalkan oleh Johan Manaji dan kawan-kawan. Hingga pertan-dingan berakhir, skor tidak berubah 0-0 dan persiba masih berada di posisi buncit klasemen Grup 5 dengan raihan empat poin hasil dari enam laga.

“Apapun hasilnya, ini harus tetap kita syukuri. Dengan krisis pemain yang dihadapi Persiba saat ini, kami masih beruntung tidak kalah di kan-dang,” kata Asisten Pelatih Persiba M.Arifin saat jumpa pers usai laga.

Sementara itu, Manajer PSBI Blitar Wima Brahmantya mengaku senang dengan hasil seri ini. Perbedaan cuaca antara di Blitar dan Bantul yang sangat mencolok tersebut membuat per-mainan anak asuhnya tidak maksimal. PSBI memperoleh delapan poin hasil enam laga.

“Sebenarnya di babak pertama kami berhasil memimpin jalannya pertan-dingan. Namun karena cuaca di Bantul sangat panas, dan kami biasanya latihan di Blitar di daerah pegunungan yang sejuk para pemain kami mulai kehabisan tenaga di babak kedua. Beruntung kami tidak kebobolan,” tandasnya. (cr4/dem/ong)