Adi Daya Perdana/Radar Jogja
BACA KITAB: Ummat Buddha saat melakukan Tipitaka Chanting dan Asadha Mahapuja 2560/2016 di Kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.
MUNGKID – Umat Buddha melakukan Tipitaka Chanting dan Asadha Mahapuja 2560/2016 di Kompleks Candi Borobudur. Tujuan pujabakti ini untuk melestarikan budaya membaca Tipitaka yang telah dilakukan 500 siswa mulia (arahat) pada konsil pertama. Selain itu juga menjaga dan mempertahankan kemurnian Dhamma dengan mengulang kembali Tipitaka Pali yang memuat khotbah autentik Buddha Gautama.

“Perayaan asadha ini untuk mengulang ajaran Buddha Gutama yang dulu disampaikan melalui lisan. Kemudian ditulis menggunakan bahasa Pali,” kata Ketua Panitia Indonesia Tipitaka Chanting dan Asadha Mahajupuja 2560/2016 Bante Dhammakaro Mahathera.

Acara ini mengulang kembali ajaran Buddha agar selalu mengingat untuk berbuat kebaikan, menghindari kejahatan dan memurnikan pikiran. Mereka melakukan acara itu selama tiga hari mulai Jumat (15/7).

Usai pembacaan Tipitaka dan Pujabakti Agung, dilanjutkan kirab Mahapuja untuk memberikan penghormatan kepada Buddha Gatama. Umat berjalan sekitar 3 km dari Candi Mendut ke Candi Pawon dan finis di Candi Borobudur. “Kami melestarikan ajaran Buddha dengan menggelar asadha Mahapuja,” jelasnya.

Bante Dhammakaro mengatakan, Tipitaka adalah kitab suci agama Buddha yang menyimpan ajaran Buddha yang telah dibeberkan oleh Buddha Gautama lebih dari 2.600 tahun. Tipika berisi semua khotbah, aturan kehidupan kebhikkhuan dan falsafah agama Buddha.

“Para Bhikkhu dan umat Buddha akan membaca kembali khotbah Buddha untuk mengajarkan kebenaran. Sekaligus mendoakan kemajuan bagi manusia,” katanya. Sedangkan Asadha, merupakan salah satu hari besar agama Buddha dan merupakan peristiwa penting pada tahun 588 SM.

Sementara, Polres Magelang menerjunkan sekitar 120 personel dan melibatkan TNI . Petugas juga menggandeng tim jihandak untuk sterilisasi tempat puja bhakti.

“Kepada personel yang terlibat pengamanan untuk tetap waspada. Ini karena ancaman terorisme masih tinggi,” ujar Kapolsek Borobudur AKP Amin Supangkat. (ady/laz/ong)