BUPATI Purworejo Agus Bas-tian memberikan perhatian selama masa pengenalan ling-kungan sekolah (MPLS) pe-serta didik baru di seluruh jen-jang pendidikan di Kabupaten Purwoerjo. Ia siap menindak tegas sekolah dan kepala seko-lah yang memberikan MPLS secara berlebihan.

“Ya, pasti kami akan membe-rikan sanksi tegas untuk sekolah-sekolah yang kelewatan mela-kukan,” kata Bupati Purworejo kemarin (18/7).

Ia meminta sekolah dan kepsek mengikuti aturan yang ada de-ngan tidak memelonco siswa. Dalam tahun-tahun sebelumnya beberapa sekolah sering meli-batkan siswa atau OSIS untuk memberikan orientasi pendidi-kan kepada peserta didik baru.

Sementara itu, Dinas Pendidi-kan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dindikbudpora) Pur-worejo langsung turun ke la-pangan melakukan monitoring kegiatan MPLS dan memberikan penyambutan peserta didik baru di 49 sekolah.

Monitoring langsung dilakukan Kepala Dindikbudpora Muh Wu-ryanto beserta 49 pejabat struk-tur dan fungsional Dindikbud-pora. Setiap sekolah didatangi satu orang pejabat struktural, di mana meliputi semua jenjang yang terperinci SD 3 sekolah, SMP 21 dan SMA-SMK 25.

Sekretaris Dindikbudpora Pur-worejo Sukusyanto mengatakan dari hasil monitoring menunjuk-kan sekolah di Purworejo telah menerapkan Permendikbud No 18 Tahun 2016 tentang PLS. Pada hari pertama kegiatan MPLS, kegiatan berlangsung kondusif dan tidak terjadi prak-tik kekerasan maupun perpe-loncoan. (udi/laz/ong)