JOKO SUHENDRO/RADAR JOGJA
ANGGOTA DEWAN BARU: Fransina Korwa saat diambil sumpah dan janjinya sebagai anggota DPRD Yalimo menggantikan Lakius Peyon yang dilantik sebagai Wakil Bupati Yalimo.
SEMENTARA ITU, sehari sebelum pelantikan Bu-pati dan Wakil Bupati Yalimo, di gedung DPRD Yalimo di Elelim, Papua, Kamis (14/7), digelar Rapat Pari-purna Istimewa DPRD Yalimo dalam rangka pere-smian pengangkatan penggantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Yalimo periode 2014-2019.

Peresmian atas nama Fransina Korwa Amd.Pd sebagai anggota DPRD Yalimo dari Partai Keadilan dan Persa-tuan Indonesia (PKPI) menggantikan Lakius Peyon S.ST.Par.Lakius Peyon harus melepaskan statusnya sebagai anggota DPRD, karena selanjutnya dilantik sebagai Wakil Bupati Yalimo mendampingi Er Dabi lima tahun ke depan.

Sementara Fransina Korwa Amd.Pd meru-pakan kader PKPI yang sebelum dilantik sebagai ang-gota DPRD Yalimo, merupakan pensiunan birokrasi alias pegawai negeri sipil (PNS).

Ketua DPRD Yalimo Nahor Yare S.Ip. mengatakan, proses PAW anggota DPRD merupakan hal yang biasa terjadi, dan diatur mekanismenya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Sehingga tidak ada yang harus diributkan dalam PAW dari Lakius Peyon kepada Fransina Korwa ini.

“Maka setelah pengambilan sumpah janji ini, ada tanggung jawab yang lebih sesuai dengan UU. Dan kami percaya anggota DPRD yang baru ini juga mam-pu mengemban tugasnya dengan baik, karena yang bersangkutan selain merupakan kader partai, juga merupakan mantan birokrasi,” kata Ketua DPRD Ya-limo Nahor Yare S.Ip.

Meski demikian, Nahor Yare mengharapkan agar Fransina Korwa segera beradaptasi dan membaur dengan anggota DPRD yang lain, sehingga segera ter-bangun komunikasi dan terjalin kerja sama yang har-monis untuk menjalankan tugas kedewanan secara baik, dan benar.

“Terpenting, segera sinkronkan pro-gram untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, PLH Bupati Yalimo Dr.Drs.Gasper Liauw MSi mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Yalimo, ia berharap agar anggota DPRD yang baru dilantik, dalam hal ini Fransina Korwa dapat segera menyesuaikan diri untuk mengemban amanah rakyat agar dapat menjadi penambah spirit dalam pembangunan demokrasi.

“Sebagai kader politik, tentu sudah lama mengetahui dan memahami kedu-dukan amggota DPRD, begitu pun tugas, fungsi, we-wenang, dan kewajiban untuk dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab demi kepentingan rakyat,” kata PLH Bupati yang juga Sekda Yalimo ini.

Menurut Gasper, panggilan akrab Gasper Liauw, Fransina Korwa bukanlah orang asing bagi masyarakat dan pemerintah daerah Yalimo, sebab Fransina Korwa pernah menjadi Pejabat Pelaksana Kebijakan Pemerin-tah Kabupaten Yalimo semasa masih aktif sebagai PNS di lingkungan Pemkab Yalimo.

“Pengalaman menjadi modal utama dalam mengawal pembangunan, dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Yalimo ke depan,” ujar Gasper.

Ditambahkan, semua pihak sepakat bahwa selama ini telah dilakukan banyak hal untuk kepentingan ra-kyat, tapi masih banyak juga yang harus dilakukan dengan menetapkan prioritas kebutuhan rakyat yang mendesak.

“Saat ini kita telah memasuki paruh kedua tahun anggaran 2016, sehingga membutuhkan kerja keras untuk pencapaian program yang telah diren-canakan. Masih banyak agenda yang perlu dikebut untuk dapat diselesaikan bersama sampai pada akhir masa jabatan masing-masing,” tuturnya.

Tak lupa Gasper berpesan kepada seluruh anggota DPRD Yalimo, bahwa dengan bergabungnya Fransina Korwa, maka anggota DPRD Yalimo kembali lengkap, sehingga bisa menjadi penambah kekuatan untuk terus bahu membahu, dan kerja sama guna membe-rikan sumbangsih nyata kepada pemerintah daerah dan masyarakat atas amanah yang telah rakyat per-cayakan. Sementara itu Fransina Korwa berjanji segera melaksa-nakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Sebagaimana sumpah janji yang saya ucapkan, saya akan menjalan-kan amanah rakyat dengan baik. Saya akan melaksa-nakan tugas dan tanggung jawab kedewanan dengan baik,” katanya. (jko/ong)