BANTUL – Polres Bantul menangkap delapan orang yang diduga melakukan pelemparan ter-hadap sebuah bus yang mengangkut Pasoepati (kelompok supporter Persis Solo, Red) Minggu malam (17/7).

Delapan yang diiendetifikasi be-rasal dari kelompok supporter ini menjalani pe-meriksaan di Mapolres Bantul. Kabag Ops Polres Bantul Kompol Danang Bagus Anggoro mengatakan, pada saat kejadian sekitar pukul 23.00, bus PO Wahyu Putro itu berisi 35 orang. Termasuk sopir. Mereka baru pu-lang dari Banyu-mas untuk men-dukung Persis Solo.

“Sampai Tamantirto, me-reka diserang gerombolan pen-dukung bola. Namun perlu di-dalami lagi pen-dukung klub mana. Ada korban luka satu orang,” katanya kemarin.

Selain satu korban luka-luka, kondisi kendaraan juga mengalami kerusak an setelah dilempar bom molotov sebanyak dua kali.

“Saat kejadian sopir melarikan bus ke Druwo. karena di situ ada pos polisi 24 jam,” imbuhnya.

Mendapat laporan masyarakat, polisi lalu mengejar pelaku pelemparan tersebut. Dari mulanya menangkap empat orang, lalu bertambah menjadi delapan pelaku yang digiring ke Mapolres Bantul.

“Pertama ada empat. Lalu dikejar tim Sabhara dan Buser Reskrim. Di Bangunta-pan dua sampai akhirnya total delapan,” ungkapnya.Polisi masih memeriksa delapan pelaku dan me-nyelidiki kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan pelaku bisa bertambah. (riz/din/ong)