BANTUL – Putaran pertama dijalani Persiba Bantul dengan kurang baik. Laskar Sultan Agung -julukan Persiba harus mengakhiri putaran per-tama di ajang ISC dengan menjadi juru kunci grup 5. Tim asuhan Sajuri Syahid hanya mem-peroleh empat poin hasil dari sekali me-nang, sekali seri, dan empat kali kekalahan.

Laskar Sultan Agung me-miliki waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan tim da-lam menjalani laga putaran kedua. Sesuai dengan jadwal, Persiba akan menjamu PSS Sleman di Stadion Sultan Agung pada Sabtu (30/7). Pembenahan tim bisa dilakukan Laskar Sultan Agung sebelum Derby DIJ tersebut.

“Kami akan lakukan pembenahan fisik lagi. Kerja sama tim masih perlu ditingkatkan kembali untuk men-ciptakan chemistry antarpemain. Sebab, di laga kemarin, kerja sama tim kami masih sangat mi-nim,” kata Asisten Pelatih Persiba Bantul Muhammad Ikhsan.

Usai laga melawan PSBI Blitar, Persiba harus kehilangan tiga pemain pentingnya yaitu Jeni Gi-lang, Bagus Ramadhani, dan Sad-dam Sudarma. Saddam menga-lami cedera pada otot hamstring-nya sebelum laga melawan PSBI Blitar. Jeni Gilang mengalami cedera engkel setelah berbenturan dengan pemain lawan, dan Bagus menderita memar pada kakinya.

“Mereka masih dalam pemu-lihan kondisi. Semoga cedera yang dialami pemain bisa segera sembuh,” tuturnya.

Posisi tiga pemain ini cukup vital. Jeni dan Saddam merupa-kan poros di lini tengah Persiba. Sedangkan Bagus merupakan bek tengah yang selalu berduet dengan Sang Kapten Slamet Widodo. (cr4/dem/ong)