ADI DAYA PERDANA/RADAR JOGJA
ULTAH PERTAMA: Para biker Harley Davidson bakal mengepung Candi Borobudur, 29-31 Juli. Mereka akan hadir dalam ultah pertama HDCI Kedu.
MUNGKID – Candi Borobudur bakal dikepung ribuan sepeda motor Harley Davidson. Mereka berkumpul pada acara hari ulang tahun Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Kedu, 29-31 Juli mendatang. Berbagai acara akan dilangsungkan saat pecin-ta motor gede itu bertemu.

Pertunjukan seni tradisional, bakti sosial, kolaborasi seni suara motor Harley dengan se-niman, juga akan digelar. Ulang tahun pertama ini mengangkat tema “Biker, Art and Culture”. Borobudur jadi tempat acara untuk menarik wisatawan ber-kunjung ke candi Buddha ini.Ketua HDCI Kedu Elok Heru Wibowo mengatakan, HDCI Kedu sebenarnya sudah berdiri sejak 2011.

Namun karena proses yang membutuhkan waktu, ma-ka pelantikan baru bisa dilang-sungkan pada 2015 kemarin.

“Acara ini tidak hanya dikun-jungi dari Indonesia saja. Te-tapi juga akan dihadiri pecinta Harley dari berbagai Negara seperti Malaysia, Thailand dan lainya,” jelasnya kemarin (18/7).

Selain dari HDCI, berbagai organisasi pecinta motor Harley juga akan andil.

“Kami tidak mau mengganggu masyarakat, tapi justru menghibur,” ujarnya.

Ketua Panitia Umar Chusaeni menjelaskan, acara nanti dime-riahkan juga karnaval budaya dengan melibatkan delapan grup kesenian rakyat Kabupaten Ma-gelang.

Mereka akan mengiringi ribuan biker dari Hotel Pondok Tingal menuju Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB). Mereka berjalan 500 meter mengenakan kostum wayang orang. Seperti tokoh punokawan, pandawa lima dan lainnya.

“Wa-yang mulai ditinggalkan gene-rasi muda, makanya kami ingin mengingatkan bahwa bangsa ini memiliki kesenian tradisional yang luar biasa,” katanya.

Panitia ingin mengenalkan seni budaya Indonesia secara langsung kepada hadirin. Khususnya me-reka yang datang dari luar ne-geri. Dalam kegiatan itu, nantinya juga akan ada kolaborasi seni musik tradisional dengan suara mesin motor. (*/ady/laz/ong)