HONDA DBL D.I.Jogjakarta Series 2016 tinggal 11 hari lagi digelar. Semua tim melakukan persiapan menyongsong pesta basket pelajar terbesar se-Indonesia tersebut.

Salah satu bentuk persiapan be-rupa scrimmage game antar-seko-lah untuk belajar dan mengetahui kekuataan lawan.Seperti SMAN 4 Jogja, SMAN 1 Kalasan, serta SMAN 1 Bantul.

Mereka melakukan persiapan bersama, Senin (18/7) sore kemarin di GOR Semangat Sinar Surya (SSS) Jogja. Tim putri SMAN 4 Jogja melawan tim putri SMAN 1 Kalasan, sedangkan tim putra SMAN 4 Jogja berhadapan dengan SMAN 1 Bantul.

“Tentu scrimmage game ini digunakan untuk memantau kekuatan lawan. Selain itu juga melihat sejauh apa persiapan kami, jika ada kekurangan bisa langsung melakukan evaluasi sebelum DBL digelar nanti,” ungkap Annisa Tiara, kapten tim SMAN 1 Kalasan.

Tiara yang bermain di posisi small forward itu mengatakan, bahwa timnya masih kurang dalam defense. Jadi dalam waktu dekat akan membenahi pertahanan dan mematangkan pola fast break dalam offense.

Sedangkan Jaydra Ayessha, kapten tim SMAN 4 Jogja, mengatakan bahwa field goals timnya masih rendah. Selain itu pemain juga kurang fokus se-hingga masih sering turnover.

“Kalo menurutku, soal basket yang utama adalah pertahanan. Offense bisa dilakukan setelah melakukan penjagaan yang ketat terhadap lawan. Memang akan latihan offense, tapi harus tetep kekeuh pada pertahanan,” kata Ayessha.

Masing-masing tim berharap dapat memberikan yang terbaik dan meraih champion.

“Balik lagi jadi champion dong. Siapapun lawannya, jangan di-remehin, tapi harus tampil total,” semangat Ayessha.

Honda DBL D.I.Jogjakarta Series akan ber-langsung 29 Juli hingga 13 Agustus di GOR UNY. Siapapun kamu, baik tim basket, dance, jurnalis dan suporter yuk persiapin dirimu menjadi yang terbaik. (ata/iwa/ong)