DWI AGUS/RADAR JOGJA
PENCARI KERJA: Career Day dan Job Fair di Auditorium UNY yang diadakan hingga hari ini (21/7) diikuti oleh 50 perusahaan beberapa daerah di Indonesia.
SLEMAN – Pusat Pengembangan Karir LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DIJ menyelenggarakan Career Day dan Job Fair di Auditorium UNY. Acara yang dibuka Selasa (19/7) hingga hari ini (21/7) diikuti oleh 50 perusahaan beberapa daerah di Indonesia.

Dalam kesempatan ini terbuka sebanyak 3.580 lowongan kerja. Ini terdiri dari tingkat pendidikan SMA sederajat hingga S1. Ketua Panitia Job Fair UNY Minta Harsana, M.Sc, menjelaskan Career Days dan Job Fair bertujuan menyerap tenaga kerja dan mengurangi tingkat pengangguran. “Diharapkan dengan job fair ini perusahaan dapat bertemu dengan calon karyawannya. Selain itu, para pencari pekerjaan juga menemukan pekerjaan seusai minat dan bakat,” ujarnya.

Menurutnya, dalam Career Days dan Job Fair memiliki banyak lowongan potensial. Setiap pelamar dapat memasukan lamaran sesuai spesifikasi kemampuan. Apalagi angka total lowongan yang disiapkan juga terbilang besar.

“Saat mereka terserap dan mampu mempraktikkan kemampuan, itu menjadi efektif. Para pelamar juga bisa memasukkan lebih dari satu lowongan untuk melamar,” ungkapnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan DIJ dr Andung Prihadi Santosa, M.Kes mengapresiasi positif kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini wajib digelar secara berkala oleh civitas pendidikan khususnya perguruan tinggi. Poin pertama, mampu menjembatani potensi. Kedua, memberi fasilitas terutama bagi lulusan SMA dan perguruan tinggi untuk bisa bekerja. Ke depannya langkah seperti diharapkan dapat menekan angka pengangguran di Jogjakarta dan sekitarnya.

Job fair ini merupakan yang kelima kalinya bekerja sama dengan UNY. Hasil akhirnya adalah mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan,” katanya.

Andung menambahkan, kesempatan ini terbuka untuk siapapun. Career Days dan Job Fair ini juga terbuka bagi penyandang disabilitas. Terbukti beberapa perusahaan juga membuka lowongan untuk disabilitas.

“Hapus segala bentuk diskriminasi bagi teman-teman disabilitas. Mereka juga punya potensi yang sesuai spesifikasi masing-masing perusahaan. Sehingga kesempatan merata buat seluruh pelamar pekerjaan,” jelasnya. (dwi/ila/ong)