MUNGKID – Desa Paremono, Mungkit dikenal sebagai wilayah degan jumlah warga penyandang disabilitas mental terbanyak di Kabupaten Magelang. Alasan itulah yang mendorong sivitas akademika Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang menggulirkan program pendampingan masyarakat di wilayah tersebut. Terlebih, Paremono memiliki kader kesehatan yang cukup aktif.

Dosen Pembimbing Mahasiswa Sambodo Sriadi Pinilih mengatakan, pendampingan bagi penyandang difabel guna mencegah diskriminasi atas keberadaan mereka di tengan masyarakat. Sambodo menegaskan, semua orang berhak diperlakukan sama. Serta dibina untuk mencapai kemandirian hidup.

“Dari kegiatan ini ada tiga manfaat sekaligus.

Mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilannya, masyarakat mendapatkan sosialisasi dan pelayanan kesehatan jiwa, sedangkan pemerintah memperoleh dukungan dari institusi pendidikan,” ujarnya kemarin (21/7).

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Mujahiddun menjelaskan, pendampingan tersebut merupakan bagian dari program Hibah Bina Desa (PHBD) dari Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristek Dikti 2016. Mahasiswa yang terlibat adalah mereka yang aktif dalam Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Mereka mendapatkan banguan dana dari Dikti untuk pemberdayaan masyarakat. “Mahasiswa kami lolos dalam program itu. Ini implementasi lapangannya,” ujar Mujahiddun.

Dua proposal yang lolos Dikti berjudul “Optimalisasi Kader Kesehatan dalam Upaya Mencegah Diskriminasi dan Meningkatkan Kemandirian Penyandang Disabilitas di Desa Paremono Kabupaten Magelang”. Serta “Budidaya Tanaman Hias sebagai Musquito Repellent (Anti Nyamuk) dalam Upaya Mencegah Demam Berdarah Dengue serta Meningkatkan Perekonomian Warga di Sumberejo Kabupaten Magelang. ”
“Masing-masing proposal berhak atas bantuan dana Rp 40 juta,” jelasnya.

Kepala Desa Paremono Sari Umi Handayani berharap, kegiatan pendampingan oleh pihak kampus berdampak positif terhadap kesehatan mental warganya. Terutama yang mengalami disabilitas. (ady/yog/ong)