BANTUL – Tren jenis sepeda motor tertentu di kalangan anak muda belakangan ini membawa korban. Nesi Hartiningsih, 33, warga Dusun Depok, Parangtritis, Kretek nekat bunuh diri dengan menceburkan diri ke laut kemarin (21/7). Perempuan yang sehari-hari berjualan ikan itu diduga depresi lantaran tak sanggup membelikan anaknya sepeda motor Kawasaki KLX.

Jenazah Nesi diketahui pertama kali oleh wisatawan sekitar pukul 13.00. Saat ditemukan, jasadnya mengapung di kawasan Pantai Parangkusumo. Lalu dievakuasi ke posko Tim SAR Pantai Parangtritis. Awalnya tidak ada yang mengenali Nesi. Tak satupun tanda pengenal melekat pada tubuh Nesi.

“Setelah informasi menyebar, belakanan baru diketahui dia ternyata warga Depok,” jelas Komandan Tim SAR Pantai Parangtritis Ali Sutanto.

Informasi yang diperoleh Tim SAR, Nesi pergi keluar rumah dengan mengendarai sepeda motor sekitar pukul 11.00. Menuju kawasan Pantai Cemara Sewu. Sekitar 300 meter barat Pantai Parangkusumo.

“Kemungkinan nyeburnya di Cemara Sewu,” ucapnya.

Dardi Nugroho, warga Pantai Depok bercerita bahwa Nesi memiliki anak yang masih duduk di bangku SMP. Menurut para tetangga, remaja tanggung tersebut berulang kali meminta dibelikan sepeda motor.

Dua kali permintaan ini disanggupi.Yakni, saat anak Nesi minta dibeilkan sepeda motor Suzuki Satria FU dan Yamaha RX King.

Namun, untuk permintaan ketiga berupa Kawasaki KLX terbaru, Nesi menolaknya. Sejak saat itu, Nesi tampak tertekan dengan sikap anaknya.

“Di sini KLX memang lagi ngetren,” ucapnya.(zam/yog/ong)