BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
TEGAS : Bupati Purworejo Agus Bastian memasukkan lembaran uang palsu dalam pemusnahan barang bukti yang telah divonis 2016 di halaman Kejaksaan Negeri Purworejo, kemarin (21/7).
PURWOREJO-Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo memusnahkan barang bukti uang palsu senilai Rp 77.000.000 kemarin (21/7). Pemusnahan dengan dibakar ini terdiri dari pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000. Dimusnahkan juga 30,218 gram narkotika berbagai jenis, tiga pucuk senjata api dan 800 botol miras berbagai merk.

Barang-barang terlarang itu merupakan barang bukti dari perkara yang selesai ditangani dan memenuhi hukum tetap selama 2016. “Pemusnahan ini menjadi satu bagian dalam rangka HUT ke-56 Bakti Adiyaksa 2016. Kita juga menggelar berbagai kegiatan, seperti bakti sosial, lomba olahraga,” kata Kajari Purworejo Abdul Qahar AF.

Abdul Qohar menjelaskan, barang bukti narkotika seberat 30,218 gram yang dimusnahkan berasal dari delapan kasus yang divonis. Masing-masing menimpa pelaku berinisial Is dengan ganja 0,12 gram, EW dengan 1 paket ganja seberat 17,35 gram, AK dengan 10 butir pil Hexymer dan 2 tablet obat jenis Riklona Cloraperm, MP dengan paket sabu 0,370 gram, JA dengan sabu 8,750 gram, AP dengan sabu 0,421 gram, Ar dengan 1 paket kecil sabu, dan TIH dengan sabu 2,99 gram dan tiga butir ekstasi.

Untuk barang bukti tiga pucuk Senpi terdiri atas jenis senpi genggam milik TW, 1 pucuk senpi jenis pistol milik GS, dan 1 pucuk senpi air soft gun jenis pistol milik Sw. “Uang palsu pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu sejumlah Rp 77 juta dari 4 kasus. Selain itu miras berbagai jenis sebanyak 800 botol serta 1 jerigen berisi 30 liter ciu berasal dari 1 kasus,” jelasnya
Ditambahkannya, pihaknya memiliki kewajiban untuk memusnahkan barang bukti. Diharapkan hal itu akan menjadi efek jera dan mencegah secara preventif kejahatan serupa kembali terjadi. “Kami juga telah memberikan sanksi kepada mereka sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya. (udi/din/ong)