MAGELANG – Sekretaris Daerah Kota Magelang Sugiharto menerima kunjungan 12 siswa Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg 56 Tahun 2016 kemarin (21/7). Kunjungan itu terkait dengan implementasi program pemkot menyikapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Kompol Pipit Subyanto, selaku ketua rombongan, menuturkan bahwa lembaganya berniat mengamati kebijakan pemkot dalam menyikapi pasar bebas. Alasannya, pemerintah daerah merupakan salah satu pemangku kepentingan atas program tersebut.

Menurut Pipit, pemerintah daerah harus memiliki strategi menghadapi dan menyikapi MEA. Segala pengaruh yang muncul harus diantisipasi demi menjaga aset daerah. Diantaranya, kesiapan dan kompetensi tenaga kerja, iklim bisnis, investasi, serta usaha barang dan jasa.

“Kalau saya amati Kota Magelang sudah terlihat maju, khususnya di sektor jasa. Ini menjadi ketertarikan kami untuk lebih mengetahui bagaimana kebijakan pemkot,” ujarnya.

Sekda Sugiharto menyatakan telah mengantisipasi MEA jauh-jauh hari. Dengan slogan Kota Jasa, pemkot sangat terbuka terhadap segala bentuk investasi.

“MEA justru bisa menggairahkan pertumbuhan ekonomi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Diakui, Kota Magelang yang hanya terdiri atas 3 kecamatan dan 17 kelurahan memiliki luas wilayah yang relatif kecil. Dan tidak memiliki sumber daya alam yang memadai. Karenanya, sektor jasa menjadi andalan penopang ekonomi dan sumber mata pencaharian masyarakat.

“Iklim investasi, usaha, perdagangan dan jasa lainnya tumbuh subur,” lanjutnya.

Menyikapi hal tersebut, Sugiharto mengklaim bahwa pemerintah memiliki totalitas dalam pembinaan dan menyiapkan tenaga kerja yang berkompeten dan berdaya saing. Salah satunya, melalui Balai Latihan Kerja (BLK).

Di sisi lain, usaha mikro kecil dan menengah tetap diperhatikan. Diperdayakan supaya bisa tumbuh dan berkembang. Menurutnya, banyak produk usaha lokal yang mampu merambah pasar nasional maupun internasional.

“Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, pendapatan asli daerah selalu meningkat. Bahkan di 2015 naik 300 persen dibanding 2010,” ujar Sugiharto.

Dalam kunjungan tersebut, guna melengkapi data yang dibutuhkan, rombongan tamu menyempatkan diri mewawancarai para kepala satuan kerja perangkat daerah. Diantaranya, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial Muji Rochman; Kepala Dinas Koperasi, Industri, dan Perdagangan Isa Ashari, serta Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Joko Budiyono. (nia/yog/ong)