JOGJA – Selama Januari-Juni, terdapat 11 perkara inkracht yang ditangani bidang tindak pidana khusus Kejati DIJ. Selain itu, Kejati juga menyelamatkan kerugian negara Rp 795.262.596. Sebagai rincianya, Kejati DIJ Rp 476.165.000, Kejari Jogjakarta Rp 262.491.096, Kejari Wates Rp 54.606.500, dan Kejari Wonosari Rp 2 juta.

Wakajati DIJ Sampe Tuah mengatakan, penyelamatan keuangan negara juga berasal dari uang pengganti atas vonis di pengadilan. Selain itu, Kejati DIJ telah melakukan penyidikan delapan perkara. Perkara-perkara itu di antaranya dugaan penyimpangan dana pembangunan Pusat Seni dan Kerajinan Kota Yogya (PSKY) atau XT-Square, dugaan tindak pidana korupsi di pengadaan pergola oleh BLH Kota Jogja tahun 2013 dan dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit kepada CV Larasati di bank daerah di Wonosari 2014.

Sedangkan di Kejari Bantul melakukan penyidikan tindak pidana korupsi penyalahgunaan penyaluran bantuan raskin di tahun 2012 di Poncosari Srandakan Bantul. “Untuk proses penyelidikan ada 6, yakni Kejati ada 2 perkara, Kejari Jogja 1 perkara, Kejari Sleman 1 perkara, Kejari Bantul 1 perkara dan Kejari Wates 1 perkara. Untuk perkara yang sudah disidangkan ada 14 perkara,” jelasnya.

Di bidang tindak pidana umum seksi orang dan harta benda (oharda), selama 2016 menangani 378 perkara. Kebanyakan didominasi pencurian dengan pemberatan yaitu 105 perkara. Adapun seksi tindak pidana umum lainnya (TPUL) masuk sebanyak 359 perkara. Perkara didominasi kasus narkotika dan perlindungan anak.

Selama 2016, beberapa perkara yang menarik perhatian masyarakat didominasi pelanggaran izin tangkap ikan di perairan selatan DIJ. Salah satunya terdakwa Juwardi yang terbukti melanggar pasal 93 ayat (1) Jo pasal 27 ayat (1) UU No 45 tahun 2007 tentang perubahan UU No 31 tahun 2004 tentang perikanan. “Terdakwa menangkap ikan pada 11 Januari 2016 di perairan Sadeng, Gunungkidul dengan kapal motor 34 GT tanpa izin. Dituntut 5 bulan dan denda Rp 10 juta, putusan pidana penjara 3 bulan dan denda Rp 5 juta,” paparnya. (riz/din/ong)