JOGJA-Semangat untuk berangkat ke PON 2016 rupanya belum sirna bagi cabang olah raga (cabor) basebal. Tim pelatih dan atlet sepakat untuk mencari dana dari sponsor guna membayar biaya kontribusi tim sekitar Rp 123.270.000. Apalagi pencarian dana tersebut, mendapat tanggapan positif dari donatur. Alhasil, saat ini sudah terkumpul sekitar Rp 64 juta dan segera disetorkan ke KONI DIJ.

Pelatih Tim Baseball DIJ Pradita Satya Ananda mengatakan, dana yang sudah terkumpul kemrain langsung ditransfer ke KONI DIJ untuk membiayai 18 atlet dan tiga pelatih serta ofisial.

“Kekurangannya masih kami cari lagi. Ini hanya untuk memastikan masalah tenggat waktu, dan kepastian jika kami tidak bisa melunasi uang yang sudah kami bayarkan bisa dikembalikan,” katanya kemarin, Kamis (21/7).

Dikatakan, hingga tenggat waktu pembayaran pada 25 Juli pihaknya akan terus mencari kekurangan dana kurang lebih Rp 60 juta. Kemungkinan terburuk, kekurangan dana bisa dikumpulkan dari masing-masing atlet. Namun pihaknya yakin, masih banyak orang yang peduli akan prestasi tim baseball DIJ di ajang multievent empat tahunan tersebut.

Disisi lain, tim baseball secara mental juga sudah siap jika hasil terburuk menjadi jawaban segala hal yang sudah diupayakan demi berangkat ke PON.

“Berangkat ngga berangkat yang penting mereka tetap semangat meningkatkan skill. Karena tidak hanya PON jalan mereka untuk ke jenjang yang lebih tinggi. Tapi sayang sekali jika tidak berangkat, karena tim sudah lolos dan sudah mempersiapkan diri sejak 2014,” tutur pria yang juga salah satu asisten pelatih Timnas Baseball ini.

Pada Pra PON lalu, tim baseball DIJ lolos hanya menduduki peringkat enam besar. Hasil tersebut masih belum bisa memenuhi kriteria KONI DIJ untuk masuk dalam Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) reguler. Dari hasil tersebut, tim baseball DIJ hanya berstatus mandiri, dan sesuai kebijakan, atlet dan pelatih hanya mendapat subsidi biaya 50 persennya saja, dari total Rp 246 juta yang harus dibayarkan.

“Tapi hasil itu tidak menyurutkan teman-teman untuk berlatih dan berupaya ke sana – ke sini cari donatur,” ujarnya.

Kepala Bidang Perencanaan Anggaran KONI DIJ Solikhin mengatakan, tim baseball sejak kemarin sudah menyatakan sanggup untuk membayar biaya kontribusi. Mereka menyanggupi dengan membayar separuhnya terlebih dahulu dan meminta waktu hingga tenggat waktu untuk mencari kekurangannya dari para sponsor.

“Mereka sanggup separuh dulu, sisanya masih akan mengupayakan dari donatur. Kami apresiasi itu dan tunggu, semoga kabar baik. Karena eman-eman kalau tidak berangkat karena sudah lolos dan latihan,” tegasnya.

Sementara itu, untuk cabor lain yang berada satu payung dalam Pengurus Daerah (Pengda) Perpasasi DIJ yakni softball belum ada perkembangan dan informasi terkini mengenai kesanggupannya. Sedangkan cabor mandiri lainnya yang masih ditunggu pelunasannya yakni dayung, hoki indoor dan hoki outdoor.(dya/dem/ong)