MENJELANG Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2016, digelar technical meeting (TM) wasit dan petugas pertandingan. TM ini untuk menyamakan persepsi tentang regulasi yang diterapkan dalam pesta basket pelajar SMA terbesar di Indonesia tersebut.

TM digelar di Radar Jogja, kemarin. Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2016 menggunakan peraturan FIBA 2014. Terdapat beberapa poin yang merupakan penyempurnaan tentang regulasi tahun sebelumnya.

Salah satu poin tersebut adalah Respect the Game yakni berlaku apabila tim yang mencapai keunggulan dengan selisih 30 poin atau lebih pada saat pertandingan di kuarter 4 (empat). Tim yang unggul dengan selisih skor 30 poin atau lebih tidak boleh menggunakan full court defense atau half court defense. Tim tersebut wajib menerapkan man to man inside three point (termasuk 2 menit terakhir).

Paraturan yang baru juga berlaku untuk petugas pertandingan. Tahun ini pencatatan statistik tidak lagi menggunakan cara manual melainkan live statistic dengan software statistik yang dioperasikan oleh petugas pertandingan secara langsung. Tujuan penggunaan live statistik agar pencatatan skor dan semua kejadian di lapangan dapat terhimpun lebih akurat dan lebih praktis.

‘’Semoga Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2016 ini dapat memunculkan bibit-bibit baru pebasket muda,” kata Basketball Operations PT. DBL Indonesia, Amingga Yudi Putra. (rin/iwa/jiong)