SLEMAN–Keunggulan 2-1 saat bertandang ke PSBI Blitar di putaran pertama ISC Seri B 2016, dilipat-gandakan para pemain PSS Sleman saat menjadi tuan rumah, meng-awali putaran kedua. Green Squad, julukan PSS, menang dengan skor akhir 4-1, di Maguwoharjo Inter-national Stadium (MIS), kemarin sore (23/7). Il Capitano Green Squad, Busari mampu mencetak hattrick ditambah satu gol dari Rizki Novriansyah.

“Busari mencetak tiga gol. Naluri mencetak golnya sangat tinggi. Namun di balik itu semua terdapat kerja sama tim yang bagus,” Allenatore PSS Seto Nurdiyantoro, usai pertandingan.

Green Squad memulai pertan-dingan dengan tampil terbuka dan langsung mengambil inisiatif menyerang. Riski Novriansyah yang dipasang sebagai ujung tombak tunggal langsung berpe-luang untuk membuka keunggulan pada menit ke-3. Dia mendapatkan umpan matang dari Dicky Prayoga, namun tendangannya mampu ditepis kiper PSBI Blitar Rizki Can-dra dan berbuah sepak pojok.Pada menit ke-16 Riski lagi-lagi mendapatkan peluang setelah menerima umpan terobosan Dicky Prayoga.

Tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper, tendangan chip-nya masih melebar dan belum mengubah ke-dudukan. Baru pada menit ke-37, pemain yang pernah berga-bung dengan Timnas U-21 tersebut mampu men-jebol gawang PSBI yang diawali pergerakan Dave Mustaine yang menyisir dari sisi kiri. Riski yang memiliki tinggi 180 cm tersebut berhasil melewati hadangan dua pemain lawan dan mengecoh penjaga gawang.

PSS unggul 1-0.Di pengujung babak pertama, Busari berhasil menambah gol setelah mendapat umpan dari Dicky Prayoga dari tengah lapangan dan mengecoh kiper lawan. Kedu-dukan 2-0 untuk PSS bertahan hingga jeda pertandinganBabak kedua, PSBI mencoba membalas ketinggalan dengan mengajak bermain melebar untuk membuka ruang dan memanfaat-kan serangan balik.

Taktik ini sem-pat berjalan efektif.Tapi Green Squad segera mampu membalikkan keadaan. Pada menit ke-62, pemain belakang PSBI justru panik dan gagal membuang bola dengan tepat, saat terjadi ke-melut di depan gawang. Busari yang berdiri be-bas mendapat bola rebound dan langsung mele-sakkannya ke sudut kiri gawang yang dijaga Rizki Chandra.

Skor berubah 3-0 untuk tuan rumah.Gol ketiga sang kapten asal Ken-dal ini dicetak melalui sundulan kepala pada menit 74, setelah menerima umpan Dicky Prayoga yang menyisir dari sisi kiri lapa-ngan lawan. Gol balasan PSBI dicetak penyerang mereka, Khabib Sukron, melalui sebuah serangan balik pada menit ke-90. Skor 4-1 bertahan hingga wasit Dwi Susilo meniup peluit panjang
. “Pekerjaan rumah kami masih sama yaitu belum bisa menganti-sipasi counter attack. Semua pemain sudah melakukan yang terbaik dan berkonsentrasi hingga akhir per-tandingan. Hasil ini tentu akan membuat jalan PSS menuju 16 besar semakin terbuka lebar,” tegas Seto.

Sementara itu, Asisten Manajer PSBI Blitar Harmidan, mengatakan timnya sudah bermain maksimal. PSBI yang berisikan pemain-pe-main muda, baru saja mencicipi kompetisi level nasional. Atmoster dukungan penonton yang sangat tinggi di MIS, membuat mental tim asuhannya nge drop.

“Atmosfer di sini sangat besar. Melihat penonton yang begitu banyak membuat mental kami drop. Di awal pertandingan kami bisa mengimbangi permainan, namun setelah gol dari Riski, saat itulah kami mulai kehilangan permainan,” ungkap Hardiman.

Dengan hasil ini, PSS Sleman se-makin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 16 poin. Sementara PSBI Blitar tergeser oleh Madiun Putra yang bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas PS Mojokerto Putra. Sama-sama meraih delapan poin dari tujuh laga, Madiun Putra unggul selisih gol dari PSBI Blitar. (cr4/dem/ong)