BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
KAGUM: Bupati Purworejo Agus Bastian melihat dari dekat Kambing Kaligesing peserta dalam ekspo dan kontes tingkat Purworejo di Kantor Kecamatan Kaligesing, kemarin (24/7)
PURWOREJO-Sebanyak 130 ekor Kambing Kaligesing memeriahkan ekspo dan kontes Kambing Kaligesing tingkat Kabupaten Purworejo di Lapangan Kecamatan Kaligesing kemarin (24/7). Kegiatan yang dilaksanakan DPD Persatuan Peternak Kambing Kaligesing Nasional (Perkkanas) Purworejo sebagai pemanasan sebelum digelar kontes tingkat nasional dalam tahun ini.

Kegiatan yang dibuka Bupati Purworejo Agus Bastian sedikit mengecewakan panitia dan peserta. Sebab, Dinas Pertanian Perkebunan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) justru tidak mendampingi bupati. Padahal keberadaan dinas cukup penting sebagai instansi yang akan memberikan pembinaan dan pendampingan terhadap tumbuh kembang budidaya Kambing Kaligesing.

Panitia Penyelenggara Wahyu Kurniato mengatakan tujuan ekspo dan kontes ini untuk menyatukan visi misi peternak. Sekaligus mempromosikan adanya Perkkanas. Sehingga ada kepedulian dari masyarakat untuk menjaga keberadaan kambing ini. “Kami juga memberikan kesempatan kepada kambing-kambing Kaligesing kelas lomba untuk unjuk diri mengenai keunggulannya. Sekaligus media marketing untuk disinergikan dengan pengembangan pariwisata,” kata Wahyu.

Bupati Agus Bastian mengatakan, Kambing Kaligesing adalah aset daerah sebagai satu kekhasan Kabupaten Purworejo. Meski telah berkembang banyak di luar wilayah, perhatian orang akan tertuju dan ingat jika asal usul kambing dari Kaligesing ini.

“Di Purworejo ada 78.611 ekor Kambing Kaligesing dan 74 persennya ada di Kaligesing. Ini luar biasa karena masyarakat Kaligesing tetap berusaha melestarikan keberadaan kambing ini,” puji bupati.

Banyaknya permintaan yang terus mengalir akan bibit Kambing Kaligesing baik di level regional, nasional dan internasional telah disiasiati pemkab. Ini agar keberadaannya tidak berkurang. Di antaranya dengan membuat kantong-kantong sumber bibit di luar Kecamatan Kaligesing. “Ada enam kecamatan pendukung sebagai lokasi kantong sumber yang dikembangkan meliputi Loano, Bener, Gebang, Kemiri, Pituruh, dan Bagelen,” tambahnya.

Bupati berharap kegiatan ekspo ini bisa ditingkatkan intensitasnya. Tidak hanya dilakukan satu kali dalam satu tahun, dia juga berharap ada kontes tingkat nasional yang digelar rutin. “Kita memiliki Alun-Alun Purworejo yang cukup luas,” kata bupati.

Pengurus DPP Perkkanas Toto Sugiarto mengatakan dukungan bupati akan ditindaklanjuti. “Kami berharap bupati juga selalu memberikan perhatian dan benar-benar bisa membawa Kambing Kaligesing di pentas yang lebih tinggi,” kata Toto. (udi/din/ong)