Setiaky/Radar Jogja
DIRAZIA: Plt Sekda iswoyo Hadiwarno saat merazia HP milik PNS terhadap kemungkinan menyimpan game Pokemon Go.
SLEMAN – Permainan Pokemon Go sedang menjadi tren belakangan ini. Tidak hanya anak-anak, game ini ternyata juga menarik minat berbagai kalangan, tak terkecuali bagi pegawai negeri sipil (PNS).

Khawatir permainan ini dapat menghambat produktivitas dan kinera di pemerintahan baik pusat maupun daerah, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi baru-baru ini mengeluarkan surat edaran (SE) larangan bermain Pokomen Go di saat jam kerja.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Iswoyo Hadiwarno menjelaskan, larangan bermain game bukan hanya berlaku untuk Pokemon Go saja. Tetapi juga segala hal yang mengganggu kelancaran kinerja PNS di kantor.

“Tidak hanya Pokemon Go, tapi juga main game yang lain saat jam kantor juga dilarang. Saya yakin semua PNS Sleman mematuhi itu, karena bila pekerjaan terbengkalai pegawai sendiri yang rugi,” jelas Iswoyo.

Dia menjelakan, pihaknya telah menyosialisasikan SE itu kepada seluruh PNS Sleman. Oleh karena itu ia meminta kepada para PNS mematuhi intruksi tersebut. Sebab, selalu ada konsekuensi bagi pelanggaran sekecil apapun yang dilakukan PNS.

Pria yang masih menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sleman itu menegaskan, SE larangan bermain game itu berlaku pada jam kantor. Termasuk memanfaatkan fasilitas kantor. “Kalau sudah di luar jam kantor, silakan saja. Toh game itu juga bisa jadi sarana hiburan,” jelasnya.

Sejauh ini pihaknya belum menerima adanya laporan pelanggaran PNS yang disebabkan oleh permainan game. Ini dilihat dari pelayanan publik dan kinerja PNS Sleman selama ini tetap terjaga. (bhn/laz/ong)