JOGJA-Raihan satu poin di kandang Persibat Batang, membuat asa muncul kembali bagi manajemen PSIM Jogja. Harapan untuk menembus babak 16 besar ISC Seri B 2016 kembali muncul. Karena saat ini Pangeran Biru berada di posisi keempat dengan delapan poin, hanya
Ketua Umum PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru mengatakan, peluang masih terbuka lebar bagi PSIM untuk bertengger di peringkat dua besar agar bisa menjadi wakil Grup IV ke babak selanjutnya. Sebab, dari hasil pertandingan pekan kemarin, PPSM Sakti Magelang dan Persijap Jepara yang menjadi pesaing terdekat, juga bermain imbang.

“Hasil imbang kemarin membuat kami tetap optimis bisa melaju ke babak selanjutnya. karena peluang masih terbuka lebar,” katanya, kemarin.

Optimisme manajemen harus selaras dengan permainan Johan Arga dan kawan-kawan di laga selanjutnya. Sebab, setidaknya mereka harus mengantongi nilai 23 untuk berada di zona aman dengan menduduki dua besar Grup IV. Pada putaran kedua ini, Pangeran Biru masih menyisakan lima kali pertandingan, yakni tiga kali laga kandang dan dua kali laga tandang. Artinya, PSIM harus bisa meraih poin penuh baik di laga kandang maupun tandang.

“Di kandang harus sapu bersih, dan di tandang harus bisa curi poin,” tegasnya.

Sementara itu, Allenatore Erwan Hendarwanto selama sepekan ini akan fokus membenahi kekurangan tim dari evaluasi pertandingan di kandang Persibat. Terutama pada sisi koordinasi dan komunikasi antar pemain belakang. Sekaligus perbaikan antisipasi bola-bola long pass dan crossing samping.

“Kemarin banyak bola kecurian, terutama bola-bola long pass dan crossing samping. Intinya pada komunikasi. Masih sering salah paham,” jelasnya.

Pada laga selanjutnya, tim yang juga berjuluk Laskar Mataram ini akan menghadapi pemuncak klasemen sementara, PSIS Semarang pada 30 Juli besok di Stadion Sultan Agung. Selain koordinasi antar pemain, dirinya juga masih memiliki pekerjaan rumah untuk memantapkan kerja sama tim. Apalagi laga panas di Stadion Moh Sarengat, Batang akhir pekan lalu membawa korban cedera beberapa pemain. Salah atunya Dimas “Ucok” Priambodo.

“Kami masih harus memastikan lagi kondisi fisik mereka, semoga cideranya tidak parah, karena Ucok kemarin juga sempat ditandu,” tandasnya.(dya/dem)