JATUH BANGUN: Pemain PSS Sleman dan Persiba Bantul berebut bola dalam Derby DIJ pertama di MIS, beberapa waktu lalu
SLEMAN–Usai menang besar kontra PSBI Blitar, skuad PSS Sleman kembali berlatih sore kemarin di Lapangan Ploso Kuning, Minomartani. Tactician Green Squad-julukan PSS Seto Nurdiyantoro hanya memberikan latihan ringan terhadap anak asuhnya. Pilihan ini dilakukan guna memberi recovery para pemain yang turun pada laga akhir pekan lalu.

Green Squad selanjutnya akan menghadapi laga bertajuk Derby DIJ Jilid II. Hingga berita ini diturunkan, laga tersebut dijadwalkan akan digelar Minggu (31/7). Pada pertemuan pertama, PSS berhasil unggul 2-1 atas Persiba, yang datan sebagai tamu. Hasil ini tentunya menjadi modal bagus Seto untuk bertandang ke Stadion Sultan Agung, markas Persiba Bantul.

“Kami masih melakukan latihan ringan untuk recovery pemain yang turun pada pertandingan lawan PSBI. Yang tidak main kami tambah porsinya sedikit untuk menjaga kondisi fisik mereka,” kata Seto, kemarin.

Busari dan kawan-kawan masih dalam kondisi yang baik. Waluyo yang sempat meminta ditarik keluar lantaran mengalami sedikit masalah pada tumitnya, kondisinya juga sudah membaik dan mengikuti latihan sore kemarin.

“Yang jelas perkembangan saat ini sudah baik. Tapi akan terus kami pantau kondisinya,” tuturnya.

Meningkatnya performa lini depan dan tengah Green Squad masih belum diimbangi dengan lini belakang . Pelatih berlisensi B AFC ini mengaku masih akan terus membenahi lini belakang anak asuhnya jelang derby. Dari beberapa pertandingan, koordinasi di lini belakang terlihat tidak begitu rapi dalam bertahan.

“Saat bertahan, para pemain harus mampu menempatkan diri pada posisi masing-masing,” ujarnya.

Seto juga menyoroti koordinasi antara penjaga gawang dengan pemain belakang. Pada pertandingan kontra PSBI, Agung Prasetya melakukan blunder dua kali. Hal tersebut disebabkan koordinasi dengan bek masih kurang. Beruntung, blunder-nya tidak berujung dengan gol.

“Sebelum lawan Persiba, lini belakang akan terus kami perbaiki dan koordinasi akan kami tingkatkan lagi agar tidak terjadi kesalahan yang serupa di Bantul,” tandasnya. (cr4/dem)