JOGJA-Satu cabang olah raga (cabor) dimungkinkan bakal mundur dari PON 2016 Jabar. Menurut Kepala Bidang Perencanaan Anggaran KONI DIJ Solikhin, cabor softball mengundurkan diri karena kondisi dan situasi dana yang tidak memungkinkan memberangkatkan atlet. Hal tersebt sangat disayangkan.

“Softball jelas tidak berangkat dengan situasi dan kondisi biaya,” tuturnya, kemarin.

Dikatakan, informasi tersebut diterima langsung dari pelatih kepala Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) DIJ Rumpis Agus Sudarko. KONI DIJ hingga saat ini masih berusaha meminta secara tertulis atau resmi dari Pengda Perbasasi tentang pengunduran diri tim softball. Situasi tidak mengenakan tersebut karena tim softball tersebut lolos ke PON 2016 tidak memenuhi kriteria KONI DIJ. Sehingga untuk keberangakatan tim yang terdiri dari 15 atlet tersebut hanya menerima bantuan 50 persen.

“Sisa 50 persennya sekitarRp 100 juta,” ujarnya.

Sedangkan cabor lain yang ada dibawah paying Pengda Perbasasi, yakni baseball bertekad tetap berangkat ke ajang multi event bergengsi di tanah air tersebut. Komitmen tersebut sudah disampaikan tim baseball dan sudah membayar separuh biaya.

“Kemarin baseball sudah membayar separuhnya dan hari ini (kemarin) berjanji akan melunasi. Kami masih menunggu. Kami apresiasi cabor-cabor beregu yang berstatus mandiri, karena upaya mereka untuk menggalang dana yang jumlahnya besar tidak mudah,” jelasnya.

Sementara cabor lainnya yang juga berkomitmen akan melunasi pembayaran kontribusi PON pada batas akhir, Senin (25/7) kemarin yakni hoki indoor putrid dan hoki outdoor putra serta dayung. Sedangkan, untuk cabor selam, hingga kemarin KONI DIJ belum menerima informasi apapun.

“Untuk menyetorkan ke PB PON kami masih menunggu hasil verifikasi, karena proses masih berjalan,” ungkapnya.

Terpisah, Anggota Binpres KONI DIJ Andi Hirawan menjelaskan, jadwal pengumuman hasil verifikasi secara resmi belum disampaikan oleh PB PON.

“Kami mendapat bocoran kalau hasil verifikasi akan diberikan 21 Agustus, dan proses pembayaran pada 22-24 Agustus. Namun kami masih menunggu yang resmi dari PB PON.Tapi informasi itu bisa kami jadikan ancer-ancer. Kalau entry data 342 atlet yang didaftarkan sejauh ini aman,” tandasnya. (dya/dem/ong)