SEJAUH ini, belum ada cukup bukti yang menyatakan, apakah kopi bisa menyebabkan kanker atau justru melindungi tubuh terhadap penyakit mematikan tersebut.

The International Agency for Research on Cancer (IARC), tak lagi mengklasifikasikan kopi sebagai penyebab kanker.

“Kopi tidak diklasifikasikan untuk carcinogenicity,” kata seorang ahli pola penyakit di Universitas Nebraska Medical Center, Dr. Dana Loomis, seperti dilansir laman Today, Minggu (24/7).

Team Loomis meneliti lebih dari 1.000 studi yang dilakukan sejak 1970 hingga tahun ini dan ia mengatakan, tidak ada bukti apakah kopi berbahaya atau tidak.

Tapi ada kabar baik bagi perempuan.

“Lebih dari 40 kohort, studi kasus kontrol dan meta-analisis pada hampir 1 juta perempuan, secara konsisten menunjukkan bahwa tidak ada asosiasi atau hubungan antara kanker payudara dan minum kopi,” papar Loomis.

Ini pertama kalinya IARC meneliti bahaya dan manfaat kopi karena pada 1991 mereka menarik kesimpulan bahwa kopi adalah kemungkinan penyebab kanker.

Hal itu dilakukan berdasarkan beberapa penelitian yang menghubungkan minum kopi dengan kanker kandung kemih. (fny/chi/jpnn/ong)